GEGER! Link Video Oknum Polda Sumut Diduga Pakai Vape Getar Sampai Teler Sambil Rangkul Perempuan, Begini Faktanya yang Mencengangkan
--
"Yang bersangkutan sudah dipatsus hari ini," kata Kombes Ferry Walintukan, Rabu (29/4/2026).
Kompol DK Diproses Kepolisian Sesuai Kode Etik
Berdasarkan penuturan Ferry, walaupun peristiwa dalam video terjadi pada 2025, tindakan yang ditampilkan tetap dianggap melanggar aturan internal kepolisian. Karenanya, Kompol DK kini ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) di bawah pengawasan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut.
Tindakan ini merupakan bagian dari mekanisme penegakan disiplin terhadap anggota Polri yang diduga melakukan pelanggaran. Tak hanya menjalani patsus, Kompol DK juga telah menjalani serangkaian pemeriksaan, termasuk tes urine dan pemeriksaan lanjutan.
"Hasil urine negatif," kata Ferry.
Di sisi lain, hasil pemeriksaan rambut masih menunggu analisis dari Bidang Laboratorium Forensik (Labfor). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan apakah terdapat indikasi penggunaan narkoba dalam jangka waktu tertentu.
Sementara hasil pemeriksaan lainnya masih dalam proses analisis. Tak hanya itu, sejumlah orang yang turut berada dalam video juga akan dimintai keterangan untuk melengkapi rangkaian klarifikasi, agar peristiwa tersebut dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan interpretasi yang keliru.
“Apabila ditemukan pelanggaran, baik disiplin maupun kode etik, tentu akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate!