Friday 14th of August 2026
×

Kronologi Guru Honorer Labura Lijan Sinaga Terancam Vonis 12 Tahun Penjara, Kasusnya Tuai Perhatian dari Masyarakat!

Kronologi Guru Honorer Labura Lijan Sinaga Terancam Vonis 12 Tahun Penjara, Kasusnya Tuai Perhatian dari Masyarakat!

--

OTONITY.com - Sebuah video yang menampilkan Lijan Tondi Lasriado Sinaga, seorang guru honorer asal Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut), telah viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan guru honorer—yang menerima gaji sebesar Rp500.000—sedang menjalani proses persidangan. Hal ini menyusul dakwaan terhadap dirinya terkait kasus Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022.


Read more: Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Jakarta 2026 Sampai Kapan? Jangan Lewatkan Programnya!

Read more: Profil Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, Eks Stafsus Menag yang Didakwa Korupsi Kuota Haji

Dakwaan yang dihadapi Lijan Sinaga membawa ancaman hukuman penjara hingga 12 tahun. Video viral tersebut merekam momen saat ia dikunjungi oleh istri dan anaknya.

Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) itu terlihat sedang mencium anaknya. Momen mengharukan ini sangat menyentuh hati publik setelah kisah pilunya terungkap.

Kronologi Guru Honorer Terancam Hukuman Penjara 12 Tahun

Berdasarkan informasi yang diperoleh tvOnenews.com pada Rabu (12 Agustus 2026), kasus yang melibatkan Lijan Sinaga bermula di SMP Negeri 1 Kualuh Selatan, Kabupaten Labura, Sumatera Utara, pada tanggal 5 Agustus 2025.

Saat itu, lebih dari 200 siswa sedang bersiap untuk melakukan senam pagi di lapangan upacara SMP Negeri 1 Kualuh Selatan. Lijan sedang bertugas sebagai guru pembina kesiswaan.

Ketika ratusan siswa berbaris di lapangan, guru tersebut berkeliling di antara barisan untuk melakukan pengawasan. Lijan melihat seorang siswi di lapangan yang tampak tidak mengenakan sepatu, sehingga ia pun menegurnya.

Read more: Pembelian Pertalite Dibatasi, Purbaya Ungkap Skema Baru Kategori Desil Ini Tak Boleh pakai Subsidi!

"Kenapa tidak memakai sepatu, Nak?," tanya Lijan.

"Basah, Pak," jawab siswi tersebut.

Di tengah interaksi itu, Lijan melihat permen lolipop (permen bertangkai) di saku siswi tersebut. Bermaksud mencairkan suasana, ia mengambil permen itu dan secara spontan memakannya.

Sumber:

UPDATE TERBARU