Friday 14th of August 2026
×

Kurang Viral! Nilai Saham Roblox Turun 70% Total Kerugian Mencapai Hingga 70M USD atau Rp 1,2 Triliun

Kurang Viral! Nilai Saham Roblox Turun 70% Total Kerugian Mencapai Hingga 70M USD atau Rp 1,2 Triliun

--

OTONITY.com - Berikut ini adalah ulasan mengenai informasi yang belakangan ini santer beredar di media sosial terkait dengan Nilai Saham Roblox Turun 70%. Mari simak faktanya yang wajib kamu tau di bawah ini hingga usai! 

Main game menjadi salah satu kegiatan yang menarik apalagi di era sekarang ini dimana mengakses game menjadi sesuatu yang sangat mudah terlebih dengan perangkat tekhnologi yang sangat aksesibel untuk semua orang.


Ada beberapa game yang sangat bersinar di kalangan masyarakat. Kebanyakan dari mereka dimainkan lantaran faktor keseruan sehingga memacu adrenalin dalam hal mencari tantangan atau animasi yang menarik dan memanjakan mata.

Read more: Miris! Santri 12 Tahun Asal Blitar Diduga Jadi Korban Pelecehan di Ponpes Mojo Kabupaten Kediri, 2 Terduga Pelaku Masih di Bawah Umur

Read more: VIRAL! Oknum Polisi Brigpol Rio Vernando Dilaporkan Istri Sah ke Propam Polri Atas Dugaan Perselingkuhan

Read more: Profil MR Bos Gendut Gembong Narkoba dari Kampung Bahari yang Punya Aset Mencapai Rp40 Miliar

Nilai Saham Roblox Turun 70%

Mengejutkan! Baru-baru ini Roblox menyatakan bahwa pengguna aktifnya turun menjadi 123 juta selama kuartal kedua. Dilaporkan sebelumnya mereka bisa mengumpulkan jumlah pemain tertinggi sebesar 152 juta pada kuartal ketiga 2025.

Tercatat bahwa nilai saham Roblox mengalami penurunan sebesar 70% selama setahun terakhir. Hal ini mengakibatkan nilainya di pasar turun mencapai USD 70 miliar atau sekitar Rp 1,2 triliun.

Para eksekutif mengatakan salah satu alasan terbesar mengapa nilai pasarnya anjlok ialah tidak cukup banyak pengalaman atau game viral di dalam platform Roblox, sehingga jumlah pemainnya tidak sebanyak biasanya, dilansir Dexerto, Rabu (12/8/2026).

Di sisi lain laporan perusahaan mengungkapkan menyusutnya minat pemain untuk berbelanja di dalam permainan. Pada periode tersebut, pengeluaran pemain hanya tumbuh sebesar 8%, setelah sebelumnya mencatatkan peningkatan yang jauh lebih kuat.

Sumber:

UPDATE TERBARU