Vivo Pamer iQOO X, HP Konsep dengan Baterai Solid-State 15.000 mAh dan Layar Tanpa Poni 240Hz
--
+
Sektor visual depan perangkat ini juga menyuguhkan terobosan teknologi layar mutakhir tanpa ketersediaan lubang punch hole maupun poni kosmetik demi memberikan pengalaman menonton yang sepenuhnya utuh. iQOO X mengemas panel layar datar berbasis material pemancar cahaya termutakhir M16 Luminous Material berteknologi LTPO 6.0 berukuran luas 7 inci dengan resolusi super tajam 2K Plus.
Menariknya, layar ini memiliki kemampuan refresh rate adaptif ultra-tinggi mencapai 240 Hz serta tingkat responsif sentuhan atau sampling rate sebesar 4800 Hz. Layar iQOO X juga dilengkapi fitur kecerdasan buatan AI dynamic partition refresh yang memungkinkan bagian area layar berbeda melakukan penyegaran secara terpisah demi efisiensi daya.
Read more: Spesifikasi dan Harga Tecno Pova 8 Pro, HP Gaming yang Bawa Gameplay Hingga 144 FPS!
Inovasi Baterai Solid-State Blue Ice dan Kamera Kamera 200 Megapiksel
Nilai jual paling utama yang menempatkan iQOO X di kasta tertinggi inovasi teknologi adalah penyematan baterai berbasis material padat atau all-solid-state battery berjuluk Blue Ice Battery. Melalui lompatan kerapatan energi material ini, produsen berhasil menanamkan kapasitas daya raksasa sebesar 15.000 mAh ke dalam bodi ponsel tanpa bodi bodi gawai menjadi tebal layaknya power bank berjalan.
Keamanan tingkat tinggi juga diintegrasikan pada sektor visual depan melalui pemasangan sensor pemindai sidik jari 3D Ultrasonik yang areanya mencakup separuh luas permukaan layar bawah, sehingga pengguna dapat membuka kunci biometrik dari titik mana pun secara instan.
Beralih ke kemampuan dokumentasi fotografi mobile, iQOO X membawa konfigurasi tiga kamera tangguh yang disokong oleh sensor penangkap gambar kelas premium. Kamera utama gawai ini mengandalkan sensor megapiksel padat Sony beresolusi 200 Megapiksel dengan ukuran lensa besar 1/1.3 inci yang sudah didukung penstabil gambar optik (OIS).
Lensa utama tersebut bersanding dengan kamera lensa telefoto periskop Samsung beresolusi 200 Megapiksel untuk kemampuan perbesaran gambar jarak jauh tanpa kehilangan detail ketajaman, serta sensor sudut ultra-lebar atau ultrawide Samsung berkekuatan 50 Megapiksel. Meskipun diproyeksikan sebagai gawai pameran teknologi jangka panjang yang belum direncanakan untuk dilepas secara massal dalam waktu dekat, pihak pabrikan telah mencantumkan kisaran harga estimasi produksi perangkat ini yang dimulai dari 6.999 Yuan atau setara Rp15,3 jutaan untuk varian basis memorinya.