Thursday 20th of August 2026
×

Viral di Medsos! Buntut Kasari Staf Lokal, 3 Turis Asing Diduga Militer Israel Diusir dari Tempat Gym di Ubud Bali

Viral di Medsos! Buntut Kasari Staf Lokal, 3 Turis Asing Diduga Militer Israel Diusir dari Tempat Gym di Ubud Bali

--

OTONITY.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi tegas pemilik pusat kebugaran di Ubud, Bali, saat mengusir tiga turis asing diduga warga negara Israel mendadak viral di media sosial. Ketiga WNA tersebut dipaksa meninggalkan lokasi setelah kedapatan bersikap tidak sopan kepada karyawan, yang berbuntut pada investigasi kepolisian terkait dokumen paspor ganda yang mereka gunakan untuk masuk ke Indonesia.

Pria bernama Samir (32) secara berani mengusir tiga orang warga negara asing (WNA) yang diduga kuat berasal dari Israel dan memiliki afiliasi dengan militer Israel Defense Forces (IDF). Langkah pengusiran ini diambil setelah salah satu dari turis asing tersebut melakukan tindakan kasar dan tidak sopan kepada staf lokal yang sedang bertugas.


Insiden ini mendadak viral setelah rekaman video adu argumen antara pemilik tempat kebugaran bernama Ayenda Gym dengan ketiga WNA tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut, pemilik usaha dengan lantang meminta ketiganya segera meninggalkan area olahraga demi melindungi kenyamanan pekerja serta memegang teguh prinsip moral pribadinya.

Read more: Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji 2027 Bidang Kesehatan: Lowongan untuk Dokter, Perawat, dan Apoteke

Read more: Spesifikasi Honor Turbo : Bawa Baterai Raksasa 8.560 mAh dan Layar AMOLED 6000 Nits dengan Chipset Snapdragon 4nm

Read more: Hubungan Sesama Jenis di Kantor, Kepala Inspektorat Banda Aceh Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Kronologi Peristiwa

 

  • Sikap Kasar kepada Staf: Insiden bermula ketika tiga pria WNA datang ke tempat olahraga tersebut. Menurut penjelasan pengelola, salah satu turis menunjukkan sikap yang sangat tidak sopan dan bertindak kasar kepada karyawan yang sedang bertugas.
  • Konfrontasi Tegas Pemilik: Mendapat laporan dari stafnya, pemilik tempat usaha bernama Samir (32) langsung turun tangan mendatangi ketiganya. Setelah mengonfirmasi kewarganegaraan mereka, Samir menolak melayani dan langsung memerintahkan mereka untuk segera angkat kaki.

Sumber:

UPDATE TERBARU