Thursday 20th of August 2026
×

Viral di Medsos! Buntut Kasari Staf Lokal, 3 Turis Asing Diduga Militer Israel Diusir dari Tempat Gym di Ubud Bali

Viral di Medsos! Buntut Kasari Staf Lokal, 3 Turis Asing Diduga Militer Israel Diusir dari Tempat Gym di Ubud Bali

--

  • Pernyataan Menolak IDF: Di dalam rekaman video, pemilik tempat kebugaran menyatakan secara gamblang bahwa bisnisnya memegang teguh prinsip moral pribadi dan tidak akan pernah menerima warga Israel maupun personel aktif militer IDF.

Setelah dipaksa keluar, para WNA tersebut langsung memberikan ulasan berperingkat bintang satu pada kolom ulasan digital Google Review tempat kebugaran tersebut. Mereka melayangkan tuduhan bahwa sang pemilik telah bertindak rasis serta melakukan diskriminasi berbasis agama.

Menanggapi tuduhan tersebut, Samir segera mengunggah video klarifikasi lanjutan. Ia membantah keras narasi diskriminasi agama (anti-semit) dan menegaskan bahwa langkah pengusiran murni didasari oleh perilaku buruk para turis terhadap stafnya serta posisi politiknya yang menolak keras tentara pendudukan IDF.


Read more: Sita 12 Petasan hingga Bahan Bom Molotov, Ini Kronologi Penangkapan 21 Orang Jelang Aksi BEM UI

Read more: 174.791 Warga Binaan Dapat Remisi di HUT RI Ke-81, Anggaran Negara Disebut Hemat Hingga Rp 358 Miliar!

Read more: Keluarga Ibu Susanah Klarifkasi, Usai Disebut Penghasilan Kupas Bawang Rp700 Ribu/Kg

Kasus ini pun langsung menarik perhatian aparat penegak hukum dan memicu pertanyaan besar di kalangan warganet. Mengingat Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, muncul dugaan kuat bahwa ketiga WNA tersebut mengelabui pemeriksaan imigrasi dengan masuk ke wilayah Indonesia menggunakan paspor kewarganegaraan ganda dari negara kedua, seperti paspor negara-negara Eropa atau Amerika Serikat.

Saat ini, pihak Kepolisian Resor (Polres) Gianyar bersama dengan jajaran Imigrasi Bali tengah bergerak cepat melakukan investigasi di lapangan.

Petugas sedang mengumpulkan data manifestasi perjalanan serta memeriksa paspor asli yang digunakan oleh ketiga WNA tersebut selama berada di Pulau Dewata.

Tindakan tegas berupa deportasi hingga penangkalan terancam dijatuhkan jika ketiganya terbukti melanggar izin tinggal atau melakukan gangguan ketertiban umum di Bali.

 

Sumber:

UPDATE TERBARU