Bos Restoran Korea Son Ga Surabaya Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Polisi: 'Masih Penyelidikan'
--
Read more: Kepolisian Amankan Sejumlah Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan, Identitas Masih Dirahasiakan
Read more: Warek Unsoed Diduga Cari Cara Demi Kembalikan Uang Rp650 Juta Milik Calon Mahasiswa Gagal Masuk FK
"Dia marah mengancam pecat saya, gaji tidak dikeluarkan, keluarga diancam mau dikirimi tukang pukul. Karena kondisi saya di bawah pengaruh alkohol, dia memperkosa saya saat itu," ungkap MAD.
Menurut pengakuan MAD, dugaan tindakan tersebut tidak berhenti pada kejadian pertama. Ia menyebut dirinya kembali mengalami pelecehan hingga Mei 2026 ketika kerap dipanggil ke ruangan pribadi SSY di restoran. Ia mengaku mendapatkan ancaman apabila menolak.
"Di dalam ruangan itu ada satu bilik kamar, di situ (sering terjadi pelecehan). Dengan ancaman yang sama. Saya takut," kata MAD.
Selain dua laporan tersebut, kuasa hukum korban menyebut ada sejumlah orang lain yang mengaku memiliki pengalaman serupa dan telah menghubunginya. Para korban disebut tidak hanya berasal dari kalangan karyawan restoran, tetapi juga orang yang pernah bekerja sebagai asisten pribadi, penerjemah, maupun pekerja rumah tangga SSY.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami laporan dan keterangan para pihak. Di sisi lain, kuasa hukum korban menyatakan SSY saat ini disebut tidak berada di Surabaya. Pihak kepolisian dikabarkan telah berkoordinasi dengan imigrasi agar terduga pelaku tidak meninggalkan Indonesia selama proses hukum berlangsung.
Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat dan update berita terbaru melalui Otonity.com!