Manajemen Buka Suara, Kabar Viral Hotel Shangri-La Surabaya Dijual Rp2,3 Triliun Dipastikan Hoaks
--
Bantahan Tegas Manajemen Shangri-La Surabaya
Merespons liarnya peredaran informasi palsu yang berpotensi mengganggu stabilitas bisnis dan kenyamanan publik tersebut, pihak manajemen Hotel Shangri-La Surabaya langsung merilis pernyataan resmi untuk meluruskan situasi di lapangan. Perwakilan tim Marketing and Communication Shangri-La Surabaya, Yuliana, menegaskan bahwa hotel bintang lima yang berada di kawasan Jalan Mayjen Sungkono tersebut sama sekali tidak sedang berada dalam status dijual kepada pihak mana pun.
Read more: Link Video Pendaki Mesum di Gunung Prau Viral, Isinya Kini Ramai Diburu Netizen!
Manajemen menyatakan sangat menyayangkan adanya tindakan tidak bertanggung jawab dari oknum netizen yang memanfaatkan nama besar merek dagang Shangri-La demi kepentingan traffic media sosial ataupun motif spekulasi bisnis komersial ilegal. Pihak hotel memastikan bahwa operasional pelayanan penginapan, restoran, ruang pertemuan (MICE), hingga seluruh fasilitas rekreasi premium di dalam hotel tetap berjalan secara normal dan profesional seperti biasa.
Langkah tindak lanjut yang lebih serius kini tengah dipersiapkan oleh tim hukum internal hotel. Pihak manajemen menyatakan berkomitmen penuh untuk melakukan penelusuran siber dan menindaklanjuti penyebaran informasi hoaks ini sesuai dengan prosedur hukum dan perundang-undangan siber yang berlaku di Republik Indonesia.
Upaya hukum dirasa perlu diambil guna memberikan efek jera, menjaga muruah reputasi bisnis korporasi yang telah dibangun puluhan tahun, serta demi menjamin keamanan, kenyamanan, dan rasa percaya para tamu maupun mitra bisnis korporasi global yang selama ini menaruh loyalitas tinggi pada pelayanan Shangri-La Surabaya. Publik dan para pelaku usaha properti diimbau untuk selalu waspada, kritis, dan melakukan proses verifikasi langsung ke kanal informasi resmi perusahaan sebelum mempercayai informasi penjualan aset berskala besar di media sosial.