Gunung Semeru Kembali Erupsi: Kolom Abu Membubung Tinggi dan Status Siaga Level III Diperketat
--
OTONITY.com - Gunung Semeru yang terletak di wilayah administratif Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut dilaporkan mengalami serangkaian erupsi sejak Senin malam hingga Selasa pagi, 29 September 2026.
Berdasarkan data resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan terbaru yang terjadi pada Selasa pagi pukul 07.41 WIB meluncurkan kolom abu vulkanik hingga mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter atau 1 kilometer di atas puncak kawah Jonggring Saloko. Fenomena alam ini seketika memicu kewaspadaan tinggi bagi otoritas kebencanaan dan masyarakat yang bermukim di lereng gunung.
Rangkaian erupsi kali ini sebenarnya sudah terdeteksi sejak Senin malam, 28 September 2026. Pada pukul 21.02 WIB, pos pengamatan mencatat letusan pertama dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter.
Selama fase erupsi malam tersebut, warga setempat sempat dikejutkan oleh suara dentuman keras yang terdengar dari arah puncak. Suara dentuman ini mengindikasikan adanya pelepasan energi kinetik dan tekanan gas yang cukup besar dari dalam perut gunung. Memasuki hari Selasa, aktivitas tidak langsung mereda.
Sebelum letusan besar pada pukul 07.41 WIB, Semeru sempat meluncurkan abu vulkanik setinggi 500 meter pada pukul 07.15 WIB. Visual abu yang keluar dari kawah teramati berwarna putih hingga kelabu tebal dengan intensitas kuat yang bergerak condong menuju arah timur.