Geger! Puluhan Ribu PNS Prancis Termasuk Damkar dan Guru Demo Untuk Menolak Pembekuan Gaji dan Anggaran Pemerintah
--
Menolak Pembekuan Gaji dan Anggaran Pemerintah
Sekretaris Jenderal Konfederasi Umum Buruh, Sophie Binet, mengatakan ketidakpuasan pekerja masih akan berlanjut apabila pemerintah tidak mengubah kebijakan tersebut.
“Kemarahan ini tidak akan hilang. Pemerintah harus meninjau kembali anggaran tersebut,” kata Binet.
Gelombang penolakan tidak berhenti setelah aksi PNS berakhir. Pada Jumat (2/10/2026), siswa dan mahasiswa di berbagai wilayah Prancis masih menggelar demonstrasi untuk memprotes rencana anggaran pendidikan tahun fiskal berikutnya.
Menurut laporan DW, lebih dari 400 sekolah dan perguruan tinggi ditutup akibat aksi protes. Sejumlah demonstrasi berkembang menjadi kericuhan yang disertai penangkapan dan kerusakan fasilitas.
Salah satu lokasi yang mengalami dampak cukup parah adalah Lycee Mandela di Nantes. Sekolah menengah atas tersebut diperkirakan tidak dapat kembali beroperasi hingga pertengahan Oktober setelah terjadi kebakaran di bagian aula masuk.
Para pelajar memprotes sejumlah persoalan, mulai dari kekurangan guru, kondisi bangunan sekolah yang dinilai buruk, hingga keterbatasan bahan ajar. Menteri Pendidikan Prancis Edouard Geffray menyebut polisi telah menangkap sekitar 2.000 orang dan puluhan orang mengalami luka, termasuk 40 kepala sekolah menengah atas.
Kericuhan juga dilaporkan terjadi di sejumlah kota. Dua sekolah menengah atas terbakar pada Kamis (1/10), sementara sejumlah guru di Marseille dilaporkan tidak sengaja terkena bensin. Di Strasbourg, sebuah mobil dibakar, sedangkan polisi antihuru-hara terlibat bentrokan dengan kelompok pemuda di Toulouse.
Kerusakan akibat rangkaian demonstrasi tersebut juga menimbulkan kerugian material besar. Pemerintah wilayah Auvergne-Rhone-Alpes memperkirakan kerusakan di wilayah yurisdiksinya mencapai 25 juta euro atau sekitar Rp503,25 miliar. Sementara itu, wilayah Ile-de-France yang mencakup Paris memperkirakan kerugian sekitar 7 juta euro atau Rp140,91 miliar.
Dengan aksi PNS dan protes pelajar yang berlangsung berdekatan, tekanan terhadap pemerintah Prancis kini datang dari sektor publik maupun pendidikan. Namun, besarnya dampak aksi terhadap kebijakan anggaran pemerintah masih menunggu perkembangan pembahasan selanjutnya.
Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat terkait aksi massa ini. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate!