Kasus Video Viral Malang 8 Vs 1: Ratusan Siswa SMPN 18 Malang Gelar Aksi Tuntut Keadilan Bagi Rekan Mereka yang Ditampar
--
OTONITY.com – Dunia pendidikan di Kota Malang diguncang oleh skandal kekerasan fisik yang melibatkan seorang tenaga pendidik. Istilah "Video Malang 8 Vs 1 Viral" yang sempat ramai dicari oleh netizen di berbagai platform media sosial merujuk pada dugaan tindakan kekerasan fisik secara sepihak yang dilakukan oleh mantan Kepala Sekolah SMP Negeri 18 Kota Malang, Mohammad Amrozi Hamidi (MAH), terhadap 8 orang siswanya.
Video rekaman amatir yang memperlihatkan intimidasi tersebut memicu gelombang kecaman keras dari masyarakat yang menuntut keadilan bagi para korban anak di bawah umur.
Read more: Tragedi Rumah Tangga di Gowa: Pentingnya Manajemen Konflik dan Perlindungan Anak
Insiden memilukan ini terjadi di lingkungan sekolah dan diduga dipicu oleh masalah pendisiplinan yang berlebihan. Alih-alih membina dengan metode edukatif, oknum kepala sekolah tersebut justru menggunakan kekerasan fisik seperti menampar dan menempeleng para muridnya.
Postingan video Malang 8 Vs 1 menggunakan sejumlah tagar seperti #viralmalang #fyp #malang24jam #viral dan telah ditonton lebih dari 581 ribu kali, serta mendapatkan sekitar 19 ribu likes. Namun, tingginya perhatian terhadap konten tersebut justru membuat warganet penasaran dengan maksud dari narasi Malang 8 vs 1.
“Opo rek ketinggalan," tulis akun @/star.
“Info video,” tulis akun @/tiarso.
“Kepoo bangett nyariin di mana siiii," tulis akun @/who?.