Friday 6th of November 2026
×

Helikopter Mi-17 Jatuh Hingga Menewaskan Tiga Prajurit TNI, Apa Penyebabnya?

Helikopter Mi-17 Jatuh Hingga Menewaskan Tiga Prajurit TNI, Apa Penyebabnya?

--

OTONITY - Berikut adalah informasi mengenai Helikopter Mi-17 Jatuh yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!

Kabar menghebohkan datang dari wilayah Karhutla yang kini sedang memanas. Helikopter Mi-17 dikabarkan jatuh saat berusaha memadamkan api di wilayah hutan Kalimantan Tengah. Naasnya, kejadian ini memakan korban. 


Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!

Read more: Spesifikasi Infinix Note 50 dan Harga Terbarunya, Cek Dulu di Sini Kekurangan dan Kelebihannya Sebelum Check Out

Helikopter Mi-17 Jatuh

Sebanyak satu kru meninggal dunia dalam kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat pelaksanaan operasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng), pada Rabu (4/11/2026).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, informasi ini diterima usai petugas melaksanakan evakuasi terhadap delapan kru yang beroperasi pada helikopter tersebut di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan.

“Hingga saat ini, tiga orang kru heli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi ke RS Kuala Pembuang,” kata Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono, dalam keterangannya, Rabu.

Dalam kesempatan ini, Donny menuturkan, Helikopter Mi 17V5 lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk melaksanakan misi pemadaman Karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). “Kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air laut untuk water bombing,” ucap dia.

Penyebab Helikopter Mi-17 Jatuh

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mengatakan, penyebab Helikopter Mi-17 jatuh saat water bombing kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) masih diselidiki. 

Dia menegaskan, masih menunggu proses pencarian serta evakuasi kotak hitam (black box) untuk untuk mengungkap penyebab jatuhnya helikopter yang diawaki 8 prajurit. 

Read more: Inilah Sosok Letjen Ariyo Windutomo Orang Kepercayaan Presiden yang Gantikan Plt Kepala KSP Listyo Sigit Usai Dipecat Prabowo

"Kami masih menunggu evakuasi black box dari lokasi kejadian. Perangkat ini sangat penting untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, sekaligus menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi operasi dan latihan Penerbad ke depan," ujar Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di sela-sela pemakaman militer Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Kamis (5/11/2026).

KSAD juga berharap proses evakuasi terhadap jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo yang diduga masih terjebak di dalam bangkai helikopter dapat segera dituntaskan oleh tim SAR gabungan.

Suasana haru juga menyelimuti pihak keluarga korban. Orang tua almarhum Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, Muharto, mengenang putranya sebagai sosok yang sangat berbakti. Sebelum terbang melakoni misi penanganan karhutla, almarhum sempat berkomunikasi dan berpamitan kepada sang ayah.

Insiden kecelakaan Helikopter Mi-17 dengan nomor registrasi HA-5235 di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengakibatkan tiga prajurit gugur.

Identitas tiga prajurit gugur yaitu Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah, Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, serta Sertu Anumerta Heri Prasetyo. Sedangkan lima personel lainnya selamat dan kini menjalani perawatan medis.

Itulah informasi mengenai Helikopter Mi-17 Jatuh yang wajib kamu tahu. Pastikan ikuti kami terus untuk update berita terkini mengenai Karhutla yang sedang terjadi di tanah air!

Sumber:

UPDATE TERBARU