Saturday 7th of November 2026
×

Dirut KAI Bobby Rasyidin Serahkan Uang Rp2 Miliar ke Penyidik Komisi Antirasuah, KPK Sita Beberapa Bukti

Dirut KAI Bobby Rasyidin Serahkan Uang Rp2 Miliar ke Penyidik Komisi Antirasuah, KPK Sita Beberapa Bukti

--

OTONITY - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengonfirmasi tindakan hukum berupa penyitaan uang tunai senilai Rp2 miliar yang terafiliasi dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI, Bobby Rasyidin. Langkah penyitaan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi berskala besar terkait proyek pengadaan dan implementasi digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di PT Pertamina (Persero) untuk periode tahun anggaran 2018 hingga 2023.

Kasus yang ditangani oleh Deputi Bidang Penindakan KPK ini mencuri perhatian publik mengingat posisi strategis Bobby yang saat ini menakhodai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di sektor transportasi massal.


Read more: Helikopter Mi-17 Jatuh Hingga Menewaskan Tiga Prajurit TNI, Apa Penyebabnya?

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan penjelasan rinci mengenai status hukum Bobby Rasyidin dalam perkara ini. Budi menegaskan bahwa Bobby sampai saat ini masih berstatus hukum sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka. Penyitaan dana miliaran rupiah tersebut dapat terlaksana berkat sikap kooperatif yang ditunjukkan oleh Bobby sendiri.

Begitu mengetahui bahwa dana yang pernah diterimanya bersumber dari aliran proyek yang bermasalah dan pihak pemberinya telah resmi ditahan serta ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Bobby secara sukarela berinisiatif mendatangi Gedung Merah Putih KPK untuk menyerahkan seluruh uang tersebut kepada tim penyidik guna kepentingan pembuktian di persidangan.

Latar Belakang Jabatan di PT Len Industri dan Kronologi Aliran Dana Vendor

Untuk meluruskan simpang siur informasi di masyarakat, KPK memaparkan bahwa aliran dana yang menjerat Bobby Rasyidin tidak memiliki kaitan sama sekali dengan operational maupun anggaran internal PT KAI tempat ia bekerja saat ini.

Sumber:

UPDATE TERBARU