Saturday 7th of November 2026
×

Resmi Dibuka November 2026, Pemerintah Mulai Buka Pendaftaran Seleksi CASN Guna Isi Posisi ASN Pensiun

Resmi Dibuka November 2026, Pemerintah Mulai Buka Pendaftaran Seleksi CASN Guna Isi Posisi ASN Pensiun

--

OTONITY - Pemerintah Republik Indonesia secara resmi mengumumkan pembukaan kran seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2026. Jadwal pendaftaran akbar ini dipastikan akan mulai bergulir pada bulan November 2026 ini.

Kepastian mengenai tanggal pembukaan rekrutmen nasional tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, seusai memimpin rapat koordinasi lintas kementerian bersama komisi terkait di DPR RI. Langkah rekrutmen ini diambil sebagai bagian dari strategi akselerasi transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas SDM aparatur negara.


Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembukaan rekrutmen CPNS pada akhir tahun 2026 ini memiliki nilai yang sangat strategis. Selain bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli pada program-program prioritas pembangunan nasional di bidang ketahanan pangan, transisi energi, dan digitalisasi desa, rekrutmen ini juga dirancang untuk mengisi kekosongan jabatan birokrasi.

Read more: Jokowi Jadi Saksi Sidang Roy Suryo Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Tunjukan Ijazah Asli di PN Jakarta Timur

Hal ini dikarenakan adanya puluhan ribu ASN senior di tingkat pusat maupun daerah yang memasuki masa pensiun massal secara serentak pada kurun waktu dua tahun terakhir, sehingga diperlukan regenerasi tenaga kerja yang cepat dan kompeten di tubuh pemerintahan.

Fokus Formasi Prioritas dan Optimalisasi Tenaga Teknis Sektoral

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) saat ini sedang merampungkan tahap finalisasi verifikasi dan validasi (verval) mengenai rincian kuota kebutuhan formasi dari masing-masing instansi. Untuk seleksi CPNS 2026, pemerintah memberikan porsi alokasi yang cukup besar bagi para lulusan baru (fresh graduate) dari berbagai disiplin ilmu, khususnya yang memiliki keahlian khusus di bidang teknologi informasi, sains data, rekayasa kecerdasan buatan, serta ketahanan siber guna mendukung digitalisasi pelayanan publik.

Selain sektor teknologi, formasi konvensional namun vital juga tetap dibuka dengan jumlah kuota yang proporsional. Sektor penegakan hukum, pengelolaan keuangan publik, analis kebijakan, serta tenaga teknis lapangan di kementerian operasional seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pertanian menjadi sektor yang paling banyak membuka lowongan. Pemerintah juga memastikan tetap membuka jalur khusus (affirmative action) bagi para lulusan terbaik dengan predikat pujian (cumlaude), penyandang disabilitas, serta putra-putri terbaik dari wilayah Papua dan daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) demi mewujudkan prinsip keadilan sosial dan pemerataan kesempatan kerja.

Sumber:

UPDATE TERBARU