Friday 17th of April 2026
×

Daftar Harga Plastik April 2026 Melonjak: Simak Rincian Terbaru yang Bikin Banyak Pedagang Protes Besar Besaran

Daftar Harga Plastik April 2026 Melonjak: Simak Rincian Terbaru yang Bikin Banyak Pedagang Protes Besar Besaran

--

OTONITY.com – Memasuki kuartal kedua tahun 2026, pelaku industri dan UMKM di Indonesia dihadapkan pada tantangan besar seiring dengan melambungnya harga berbagai jenis plastik.

Berdasarkan pantauan pasar di sejumlah distributor besar dan platform pengadaan barang, kenaikan harga rata-rata mencapai 30% hingga 80% dibandingkan awal tahun. Fenomena ini dipicu oleh gangguan rantai pasok global dan fluktuasi harga komoditas energi.


Read more: Video Penangkapan Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pada Siswi SMP Kalideres Jakarta Barat, Begini Kronologinya

Read more: Waduh! Kapal Pertamina di Selat Hormuz Masih Tertahan Sampai Saat Ini? Begini Faktanya yang Wajib Kamu Tau

Daftar Estimasi Harga Plastik Terbaru (April 2026)

Kenaikan harga terjadi merata mulai dari biji plastik hingga produk jadi seperti kantong kresek dan plastik kemasan makanan. Berikut adalah rincian estimasi harga pasar saat ini:

  • Biji Plastik PP (Polypropylene) Murni: Rp66.900 – Rp68.500 per kg (Sebelumnya di kisaran Rp45.000).
  • Plastik Kresek (HDPE) Kiloan: Rp16.500 – Rp19.000 per pak (Naik dari rata-rata Rp11.000).
  • Plastik Anti Panas (PE/HDPE): Rp65.000 – Rp72.000 per kg (Tergantung ketebalan dan kualitas).
  • Plastik Wrapping / Stretch Film: Rp45.000 – Rp55.000 per roll (Ukuran kecil/standar).
  • Biji Plastik Daur Ulang (HDPE/PP): Rp9.500 – Rp12.000 per kg (Alternatif yang juga mengalami tren kenaikan).

Menurut laporan dari asosiasi industri petrokimia, terdapat tiga faktor utama yang menyebabkan ketidakstabilan harga plastik di pasar domestik:

  • Krisis Bahan Baku Nafta: Konflik geopolitik di Timur Tengah mengganggu jalur pengiriman Nafta, bahan baku utama plastik. Hal ini sangat berdampak karena Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi sekitar 60% kebutuhan bahan baku petrokimia nasional.

Sumber:

UPDATE TERBARU