Miris! Guru Besar Unpad Lecehkan Mahasiswi Asing, Dimintai Foto Pakai Baju Renang
--
"Dan segera setelah itu kami menonaktifkan yang bersangkutan dari proses belajar-mengajar. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan secara objektif dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami juga melakukan pendampingan serta pendalaman terhadap korban," kata Rektor.
Read more: Harga Plastik Melonjak Drastis April 2026: Penyebab, Dampak, dan Strategi UMKM
"Kami berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami dapat memastikan bahwa kasus ini dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Universitas menyambut baik segala bentuk masukan dari masyarakat, baik berupa saran maupun laporan.
Kami menghimbau apabila terjadi hal serupa, agar segera dilaporkan kepada pihak universitas sebagai bagian dari upaya penegakan aturan terkait kekerasan seksual di lingkungan kampus," demikian kesimpulannya.
Pihak universitas sangat prihatin dan menekankan bahwa mereka tidak akan mentolerir tindakan ini.
"Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak agar proses keadilan dapat ditegakkan, serta untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, baik di kampus pusat maupun di kampus lainnya.
Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran dan hikmah bagi kita semua untuk memperbaiki sistem ke depan.
Kami juga berharap hal ini dapat menjadi dorongan bagi kami untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh mahasiswa di lingkungan universitas," tegasnya.