Saturday 25th of April 2026
×

Geger! 5 Penjual Daging Ikan Sapu-sapu di Jakpus Diciduk Satpol PP Usai Diduga Gunakan Untuk Bahan Baku Berjualan Siomay

Geger! 5 Penjual Daging Ikan Sapu-sapu di Jakpus Diciduk Satpol PP Usai Diduga Gunakan Untuk Bahan Baku Berjualan Siomay

--

OTONITY.com - Perburuan ikan sapu-sapu masih aktif dilakukan! Langsung saja simak artikel di bawah ini kami akan membagikan informasi terkait dengan 5 Penjual Daging Ikan Sapu-sapu di Jakpus Diciduk Satpol PPyang sudah kami siapkan khusus untuk kamu! 

Belakangan ini ikan sapu-sapu menjadi sebuah topik perbincangan viral usai petugas gabungan turun langsung ke aliran kali di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (17/4/2026), guna melakukan penangkapan ikan sapu-sapu sekaligus membersihkan sampah dan sedimen yang mencemari perairan.


Hingga artikel ini diturunkan, penangkapan ikan sapu-sapu masih terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dalam sehari, sebanyak 68.800 ikan sapu-sapu seberat 6,9 ton ditangkap di lima wilayah Jakarta untuk dimusnahkan.

Read more: Link Video Asli Teater Kampus UM Malaysia Viral Netizen Perdebatkan Perlukah Ada Adegan Eksplisit Dengan Sentuhan Fisik yang Dinilai Berlebihan

Read more: CATAT! Simple Plan Resmi Konser di Indonesia Akhir Tahun 2026 Band Pop Punk Ini Siap Rayakan Ulang Tahun ke 25 Bareng Fans

Read more: Harga Tiket Konser Simple Plan di Jakarta dan Surabaya 27-28 November 2026, Pasang Alarm Biar Nggak Ketinggalan Warnya

5 Penjual Daging Ikan Sapu-sapu di Jakpus Diciduk Satpol PP

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan jumlah ikan invasif tersebut telah menembus lebih dari 60 persen. "Dari hasil telaah diperkirakan di atas 60 persen ikan sapu-sapu itu sekarang ada di Jakarta," kata Pramono saat meninjau penangkapan ikan sapu-sapu di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (17/4).

Lima pria asal Cikarang, Jawa Barat (Jabar) diamankan lantaran kepergok mencari ikan sapu-sapu di Kali Ciliwung, Pasar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus) untuk dijual. Kelimanya diamankan setelah ada aduan masyarakat.

"Kami amankan setelah kami dapat laporan dari warga yang curiga aktifitas mereka," kata Kasatpol PP Sawah Besar, Jakarta Pusat Darwis Silitonga di Jakarta, dilansir Antara, Jumat (24/4/2026).

Sumber:

UPDATE TERBARU