Kronologi Kasus Pelecehan oleh Dosen UIN Walisongo Semarang, Begini Tanggapan Kampus!
--
Unggahan tersebut menunjukkan pesan teks dari profesor yang diduga kepada para mahasiswi. Dalam obrolan WhatsApp, profesor tersebut meminta foto-foto eksplisit dan mengajukan pertanyaan yang tidak pantas.
Read more: Andrie Yunus Tolak Pemeriksaan, TAUD Lapor ke Pengadilan Militer Tak Lanjutkan Kasus!
"Ki bapak bergitar kok suwi suwi meresahkan to, tulung ditindaklanjut bolo. Sudah banyak korban yang speak up melalui dm mimin," tulis seorang siswa anonim yang pesannya dipublikasikan di unggahan tersebut...
"Pukul 03.00 dini hari waktunya bpk tidur bukan waktu bpk meminta foto sexy "memplorotkan" kesucian hati anak2 kemarin sore yang takut tatkala menolak permintaan anda," lanjutnya.
Diminta untuk mengkonfirmasi, wakil ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo, Yusuf Aditya Pratama, menyatakan bahwa timnya masih berkoordinasi dan mengumpulkan data tentang dugaan kasus tersebut.
"Secara jelas kita memang belum melakukan rilis kronologinya seperti apa, karena memang kita masih membutuhkan banyak koordinasi," kata Yusuf, menurut informasi yang diperoleh detikJateng.
Read more: Andrie Yunus Tolak Pemeriksaan, TAUD Lapor ke Pengadilan Militer Tak Lanjutkan Kasus!
Yusuf menyatakan bahwa ia belum menerima data pasti tentang jumlah korban. Namun, ia membenarkan bahwa ada lebih dari satu korban.
“Dari beberapa informasi yang terkait bisa dipastikan lebih daripada satu. (Lebih dari dua?) Iya sepertinya lebih dari dua,” katanya.