Friday 3rd of July 2026
×

4 Hari! Kebakaran di TPA Jatiwaringin Belum Padam, Ratusan Warga Sekitar Mengalami ISPA

4 Hari! Kebakaran di TPA Jatiwaringin Belum Padam, Ratusan Warga Sekitar Mengalami ISPA

--

OTONITY.com - Baru-baru ini kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang jadi sorotan. Setelah empat hari penanganan, laporan terakhir pada Jumat, 3 Juli 2026 menunjukkan bahwa jumlah titik api dilaporkan telah berkurang.

Perlu diketahui bahwa sampai berita ini diturunkan proses pemadaman masih terus berlangsung karena kobaran api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Untuk memadamkan kebakaran ini sejumlah petugas gabungan masih berjibaku di lokasi untuk memastikan bara api yang berada di dalam timbunan sampah tidak kembali memicu kebakaran lebih besar.


Read more: Link Video Asli Gek Diah Bali 6 Menit 15 Detik Full TikTok dan X Jadi Trending Nomor 1, Ternyata Begini Isinya

Read more: Sosok Dadang Mantan Atasan Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Pacar Selama 3 Tahun di Bandung

Read more: Alasan Larissa Chou Gugat Cerai Ikram Rosadi Setelah 3 Tahun Tampak Harmonis, Faktanya Bikin Kaget Semua Orang

Kebakaran di TPA Jatiwaringin Belum Padam

TPA yang dipenuhi tumpukan sampah dengan sumber panas berada di bagian dalam menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman. Berikut ini adalah keterangan narasumber yang berada di TKP.

"Untuk TKP masih dalam proses pemadaman karena masih ada beberapa titik api, tapi tidak separah kemarin," ujar petugas call center Pusdalops BPBD/Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang saat dihubungi, Jumat.

Banyak aksi pemadaman yang dilakukan sejak Selasa, 30 Juni 2026 sudah membuahkan hasil. Petugas melaporkan intensitas kebakaran telah menurun setelah dilakukan penanganan secara intensif selama beberapa hari terakhir.

Dalam upaya pemadaman ini petugas mengerahkan sebanyak dua helikopter yang melakukan operasi water bombing untuk menyiram area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Di sisi lain meski begitu, bara api yang masih tersisa di sejumlah titik terus menjadi perhatian agar tidak kembali membesar. Kali ini, petugas mengakui proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kebakaran pada umumnya. Hal ini disebabkan sumber panas berada di dalam timbunan sampah yang sangat tinggi sehingga sulit dijangkau.

Sumber:

UPDATE TERBARU