Friday 3rd of July 2026
×

Seorang Guru PPPK Tewas di Mes Polisi Sumbar, Keluarga Minta Penyelidikan Transparan Sembari Menunggu Hasil Autopsi dan Forensik

Seorang Guru PPPK Tewas di Mes Polisi Sumbar, Keluarga Minta Penyelidikan Transparan Sembari Menunggu Hasil Autopsi dan Forensik

--

OTONITY.com - Berikut ini adalah ulasan mengenai informasi yang belakangan ini santer beredar di media sosial terkait dengan Guru PPPK Tewas di Mes Polisi Sumbar. Mari simak faktanya yang wajib kamu tau di bawah ini hingga usai! 

Kasus kematian seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial IPP (32) yang ditemukan meninggal di kamar mes polisi Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, masih dalam penyelidikan.


Dengan menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik, keluarga korban meminta Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumbar mengawasi proses penyelidikan agar berjalan transparan dan profesional.

Read more: Inilah Kriteria Pedagang yang Tidak Kena Pajak Marketplace, Ada 6 Cek di Sini Kamu Masuk Golongan yang Mana

Read more: Kejagung Tetapkan Brigjen Polisi Muhammad Iwan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dengan Modus Atur Penjualan Food Tray alias Ompreng

Read more: TPA Jatiwaringin Kebakaran, 154 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit: Kombinasi Sampah Mudah Terbakar, Angin Kencang, dan Cuaca Panas Jadi Kendala Damkar

Guru PPPK Tewas di Mes Polisi Sumbar

Didampingi penasihat hukum, keluarganya kemudian mendatangi Mapolda Sumbar pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka kemudian diarahkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk menyampaikan laporan sekaligus mengajukan permohonan pengawasan terhadap penyelidikan yang dilakukan Polres Pesisir Selatan.

Berdasarkan penuturan penasihat hukum keluarga, Rodi Chanda, mengatakan ada dua permintaan yang disampaikan kepada Propam, yakni mengawasi jalannya penyelidikan serta memberikan perlindungan hukum kepada keluarga korban. Menurutnya, permintaan tersebut diajukan karena kasus ini melibatkan lokasi kejadian di lingkungan mes polisi sehingga keluarga ingin memastikan proses hukum berjalan objektif dan bebas dari intervensi.

Sumber:

UPDATE TERBARU