Detik-Detik Pendaki Terpeleset ke Kawah Aktif Gunung Dempo Saat Ambil Foto, Tim SAR Gabungan Diterjunkan
--
OTONITY.com - Kabar mengenai kecelakaan fatal yang menimpa seorang pencinta alam di kawasan jalur pendakian Sumatra Selatan mendadak menjadi perhatian publik nasional hingga menempati urutan tertinggi dalam daftar pencarian berita. Seorang pendaki dilaporkan terpeleset dan jatuh ke dalam kawah aktif Gunung Dempo yang terletak di wilayah Kota Pagar Alam.
Peristiwa tragis ini langsung memicu respons cepat dari tim penyelamat gabungan yang harus berpacu dengan waktu serta medan ekstrem demi melakukan operasi penyelamatan evakuasi korban.
Gunung Dempo yang memiliki ketinggian tiga ribu ruji puluh lima meter di atas permukaan laut memang dikenal memiliki jalur pendakian yang cukup menantang dengan karakteristik kawah aktif yang curam dan dipenuhi gas belerang beracun.
Read more: Smartphone Xiaomi 18 Rilis Tanpa Model Ultra, Biaya Produksi Digadang jadi Penyebabnya!
Berdasarkan laporan data operasional dari pos komando penyelamatan, korban diketahui tergelincir dari bibir kawah saat mencoba mengambil dokumentasi visual di area batas aman pendakian. Berikut adalah rangkaian fakta informatif mengenai kronologi kejadian, proses penanganan evakuasi di lapangan, serta kondisi terkini di lokasi penemuan.
Kronologi Kejadian dan Detik-Detik Korban Terpeleset
Peristiwa kecelakaan ini bermula ketika korban bersama rombongan pendaki lainnya melakukan aktivitas pendakian berkala menuju puncak Gunung Dempo melalui jalur resmi kampung IV pada beberapa hari lalu. Setelah berhasil mencapai area puncak utama, korban memisahkan diri sejenak dari rombongan menuju ke arah bibir kawah dengan tujuan untuk melihat pemandangan dan mengabadikan momen matahari terbit melalui kamera ponselnya.
Kondisi cuaca di sekitar puncak pada saat kejadian dilaporkan sedang diselimuti kabut tebal yang dinamis disertai dengan embusan angin kencang yang membuat permukaan tanah dan batuan di sekitar kawah menjadi sangat licin akibat kelembapan tinggi.
Diduga karena kehilangan keseimbangan dan kurangnya kewaspadaan terhadap batas aman, kaki korban terpeleset di atas batuan lepas yang membuatnya langsung merosot jatuh ke dalam jurang kawah sedalam kurang lebih seratus meter. Rekan-rekan korban yang melihat kejadian tersebut tidak mampu berbuat banyak karena kecuraman medan dan langsung bergegas turun menuju posko terdekat untuk melaporkan insiden guna meminta bantuan darurat.