Detik-Detik Pendaki Terpeleset ke Kawah Aktif Gunung Dempo Saat Ambil Foto, Tim SAR Gabungan Diterjunkan
--
Operasi Evakuasi Ekstrem Tim SAR Gabungan
Menerima laporan darurat mengenai adanya pendaki yang jatuh ke kawah aktif, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang langsung mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Pagar Alam bersama unsur potensi penolong lainnya, termasuk BPBD, TNI, Polri, serta komunitas relawan peduli alam setempat.
Operasi penyelamatan ini dikategorikan dalam operasi berisiko tinggi atau high risk rescue karena tim penyelamat tidak hanya menghadapi dinding tebing kawah yang tegak lurus dan rapuh, tetapi juga ancaman konstan dari gas beracun serta suhu panas ekstrem yang keluar dari perut bumi.
Tim SAR terpaksa menerapkan sistem penarikan tali atau teknik lowering and hauling untuk menurunkan dua orang personel rescuer yang dilengkapi dengan tabung alat bantu pernapasan mandiri atau Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) guna mengantisipasi pekatnya konsentrasi gas belerang di dasar kawah.
Read more: Spesifikasi dan Harga Tecno Pova 8 Pro, HP Gaming yang Bawa Gameplay Hingga 144 FPS!
Proses penurunan personel berjalan sangat lambat dan hati-hati karena setiap pergerakan tali berisiko menjatuhkan material batu dari atas tebing yang dapat membahayakan keselamatan korban maupun penolong di bawah. Setelah berjuang selama belasan jam menerobos medan terjal, tim akhirnya berhasil menjangkau posisi korban yang berada di atas tumpukan material batuan dasar kawah.
Saat berhasil dijangkau oleh personel penyelamat di dasar kawah, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan sejumlah luka trauma berat akibat benturan keras pada bagian kepala, patah tulang kaki, serta luka lecet di sekujur tubuh akibat merosot di dinding tebing yang tajam. Tim SAR langsung memberikan pertolongan pertama berupa stabilisasi tulang dan pemasangan tandu darurat sebelum akhirnya memulai proses pengangkatan korban ke atas bibir kawah secara perlahan.
Pasca-kejadian kecelakaan ini, pihak pengelola pos pendakian Gunung Dempo bersama pemerintah daerah setempat mengeluarkan kebijakan penutupan sementara seluruh aktivitas pendakian umum guna mempermudah proses investigasi serta melakukan sterilisasi area.