Monday 24th of August 2026
×

RM BTS Kena Cancel Organisasi Anti-Kekerasan, Imbas Foto Bareng Chris Brown di Toronto Bareng J-Hope

RM BTS Kena Cancel Organisasi Anti-Kekerasan, Imbas Foto Bareng Chris Brown di Toronto Bareng J-Hope

--

Namun, pihak organisasi menyatakan bahwa aksi berfoto bersama seorang pelaku kekerasan yang telah terbukti di mata hukum dianggap sebagai bentuk pembenaran secara tidak langsung yang menormalisasi tindakan tersebut di hadapan jutaan penggemar. "The Pixel Project sebenarnya telah menunggu selama satu minggu penuh agar RM mengeluarkan pernyataan atau pengakuan publik terkait kehadirannya di konser Chris Brown sebelum kami merespons. Namun, kebisuan dari pihak RM selama satu minggu ini terasa sangat mencolok," bunyi keterangan resmi perwakilan organisasi.

Selain melakukan pembekuan nama dari daftar teladan pria per tanggal 19 Agustus 2026, organisasi tersebut juga mengonfirmasi akan melakukan peninjauan dan revisi total terhadap dokumen artikel opini Hari Ayah tahun 2025 mereka yang sebelumnya sempat menjadikan profil figur RM BTS sebagai bahan studi kasus percontohan figur ayah dan laki-laki yang positif.


Read more: Sosok Pemilik Son Ga Korean Family Restaurant Surabaya, Jadi Sorotan Usai Diduga Lakukan Pelecehan pada Karyawati

Read more: Menhub Ungkap Penyebab KMP Bontang Express II Terbakar, Dipastikan Tak Ada Korban Jiwa

Keputusan drastis dari organisasi anti-kekerasan ini memicu perdebatan sengit dan polarisasi opini di kalangan warganet global dan komunitas penggemar BTS (ARMY). Sebagian pihak menilai tindakan yang diambil oleh organisasi tersebut sudah sangat tepat demi menegakkan nilai akuntabilitas publik seorang figur besar yang memiliki pengaruh masif pada budaya pop dunia.

Di sisi lain, sebagian kelompok penggemar mengkritik langkah penangguhan tersebut dan menyebut keputusan tersebut hanyalah bentuk aksi simbolis sesaat dari situs aktivisme online. Mereka berargumen bahwa tindakan sekadar menonton konser musik atau berswafoto dengan musisi lain di belakang panggung tidak dapat serta-merta diartikan sebagai bentuk pembenaran atau dukungan personal terhadap seluruh catatan masa lalu kelam individu tersebut.

Hingga draf berita ini diturunkan dan dipublikasikan ke publik, baik RM, J-Hope, maupun pihak agensi manajemen HYBE/BigHit Music terpantau masih memilih untuk tetap bungkam. Belum ada pernyataan klarifikasi resmi atau rilis pembelaan tertulis yang dikeluarkan guna meredam volatilitas isu boikot dan kontroversi potret belakang panggung yang tengah bergulir panas ini.

Sumber:

UPDATE TERBARU