Monday 24th of August 2026
×

Jadi Rival Baru Solo Leveling, Adaptasi Anime Eleceed Dianggap Akan Hadapi Satu Masalah Besar

Jadi Rival Baru Solo Leveling, Adaptasi Anime Eleceed Dianggap Akan Hadapi Satu Masalah Besar

--

OTONITY.com – Industri animasi global bersiap menyambut gelombang adaptasi manhwa (komik Korea) berikutnya yang diproyeksikan menjadi pesaing berat bagi waralaba raksasa Solo Leveling. Karya kolaborasi populer dari penulis Son Jae-ho (kreator Noblesse) dan ilustrator ZHENA, Eleceed, telah resmi dikonfirmasi masuk ke dalam tahap produksi adaptasi serial anime. Kehadiran proyek ini langsung memicu antusiasme tinggi sekaligus perdebatan sengit mengenai peta persaingan anime berbasis webtoon.

Banyak pengamat pop-kultur menilai Eleceed memiliki seluruh formula yang dibutuhkan untuk menjadi rival sepadan bagi Solo Leveling.


Kedua seri ini sama-sama menyajikan narasi kebangkitan karakter utama dari titik terlemah (zero-to-hero), pertempuran berkekuatan super yang intens, serta sistem organisasi dunia tersembunyi yang kompleks. Kendati demikian, para kritikus industri mengingatkan bahwa Eleceed memiliki satu masalah struktural besar yang harus segera dipecahkan oleh tim produksi agar tidak bernasib sama dengan proyek adaptasi manhwa terdahulu.

Read more: Accidental Love Chapter 95 Sub Indo Kapan Rilis? Cek Bocoran Cerita dan Link Baca Komik

Read more: Nonton dan Baca Manhwa BL Jinx Versi Animasi Sub Indo: Platform Resmi Gratisan dan Sinopsis Cerita

Dilema Utama: Perbedaan Drastis Format Pacing Bab Awal

Masalah terbesar yang membayangi adaptasi anime Eleceed terletak pada manajemen tempo cerita (pacing), khususnya pada bagian pengenalan cerita (introductory arc). Format narasi di bab-bab awal Eleceed memiliki struktur yang sangat kontras jika dibandingkan dengan gaya penceritaan Solo Leveling*yang serbacepat dan langsung melempar pembaca ke dalam konflik hidup dan mati sejak episode pertama.

Pada awal kisahnya, Eleceed berfokus pada pembangunan hubungan komedi dan interaksi harian antara sang protagonis, Seo Jiwoo, seorang remaja pencinta kucing yang memiliki kecepatan super rahasia—dengan Kayden Break, salah satu awakened terkuat di dunia yang terpaksa terjebak di dalam tubuh seekor kucing gemuk.

Gaya penceritaan yang lambat dan didominasi oleh unsur slice-of-life ini membutuhkan waktu yang cukup lama sebelum akhirnya bertransisi ke dalam plot aksi pertarungan taruhan tinggi antar-organisasi / awakened.

Format pacing lambat ini menimbulkan risiko besar bagi audiens anime modern yang terbiasa dengan kepuasan instan (instant gratification). Jika tim studio animasi mengadaptasi bab-bab awal tersebut secara mentah tanpa modifikasi skenario, ada kekhawatiran besar bahwa penonton umum akan kehilangan minat pada tiga hingga empat episode pertama karena menilai animenya kekurangan intensitas aksi laga, berbeda jauh dengan ekspektasi tinggi yang mereka miliki.

Sumber:

UPDATE TERBARU