Monday 24th of August 2026
×

Satu Minggu Bungkam Usai Nonton Konser Chris Brown di Toronto, Status Role Model RM BTS Resmi Dicabut

Satu Minggu Bungkam Usai Nonton Konser Chris Brown di Toronto, Status Role Model RM BTS Resmi Dicabut

--

OTONITY.com – Pemimpin dari grup musik K-Pop global BTS, Kim Nam-joon atau yang dikenal secara profesional sebagai RM, tengah menghadapi konsekuensi serius di ranah publik internasional. Setelah memilih untuk tetap bungkam selama satu minggu penuh pasca-menghadiri sebuah konser musik di Toronto, Kanada, status RM sebagai tokoh pria panutan resmi ditangguhkan tanpa batas waktu oleh organisasi nirlaba internasional anti-kekerasan terhadap perempuan, The Pixel Project.

Keputusan pembatalan dan pencopotan gelar kehormatan ini diumumkan langsung melalui rilis resmi dari pihak manajemen organisasi. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban publik atas keterlibatan RM dalam sebuah momen sosial yang dinilai bertentangan dengan komitmen dan kampanye penghapusan kekerasan berbasis gender yang selama ini diperjuangkan oleh lembaga tersebut.


Read more: Sosok Pemilik Son Ga Korean Family Restaurant Surabaya, Jadi Sorotan Usai Diduga Lakukan Pelecehan pada Karyawati

Read more: HEBOH! Detik-Detik KMP Bontang Express II Terbakar di Dermaga Lanal Banyuwangi

Pemicu utama dari jatuhnya sanksi sosial terhadap sang idola berakar dari sebuah peristiwa yang terjadi pada Senin, 12 Agustus 2026. Di sela-sela waktu luangnya di luar jadwal kerja resmi di Toronto, Kanada, RM bersama rekan satu grupnya, J-Hope, diketahui menghadiri konser kolaborasi yang menampilkan musisi internasional asal Amerika Serikat, Chris Brown dan Usher.

Gelombang kritik tajam dari komunitas digital mulai pecah setelah Chris Brown secara terbuka mengunggah foto bersama kedua personel BTS tersebut di area belakang panggung  ke media sosial. Potret kebersamaan yang beredar luas itu langsung memicu kekecewaan masif dari sebagian besar basis penggemar global.

Pasalnya, Chris Brown memiliki rekam jejak kriminal dan catatan hukum yang panjang terkait rangkaian kasus kekerasan fisik parah terhadap perempuan, termasuk kasus penyerangan fatal terhadap penyanyi Rihanna pada tahun 2009 serta rentetan insiden kekerasan di beberapa tempat hiburan malam.

Sumber:

UPDATE TERBARU