Peringatan Virus Zika di Bali Sempat Memanas, Kemenkes RI Tepis Isu dan Pastikan Aman!
--
OTONITY.com - Kementerian Kesehatan RI telah membantah peringatan terkait virus Zika untuk Bali yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat. Andi Saguni, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di kementerian tersebut, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kasus Zika yang terdeteksi.
Namun, Dicky Budiman, seorang ahli epidemiologi dari Griffith University di Australia, menyoroti risiko tidak terdeteksinya kasus (under-detection), mengingat sebagian besar infeksi virus Zika bersifat asimtomatik—artinya tidak menimbulkan gejala.
Read more: Usai Seruan Boikot Bank Mandiri, Kini Saham Turun Hingga 0,47 Persen Imbas Pemblokiran Rekening!
Read more: Bos Restoran Korea Son Ga Surabaya Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Polisi: 'Masih Penyelidikan'
Dicky menjelaskan bahwa sebagian besar individu yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala atau 'hanya' mengalami sakit ringan.
"Kemudian gejala Zika ini overlap, sering disalahartikan sebagai dengue, chikungunya, influenza, atau viral syndrome daripada langsung melakukan pemeriksaan Zika Virus," ujar Dicky saat dihubungi detikcom baru-baru ini.
Meskipun dampak infeksinya umumnya ringan, Dicky mencatat bahwa dampaknya bisa menjadi serius bagi kelompok rentan, seperti ibu hamil. Infeksi virus Zika dapat memengaruhi janin—yang berpotensi menyebabkan komplikasi neurologis berbahaya—meskipun kejadian semacam itu sangat jarang terjadi.
Ketika infeksi virus Zika menunjukkan gejala, tanda-tanda yang paling umum adalah demam ringan (di bawah 38,5 derajat Celsius) dan munculnya ruam kulit. Gejala lain yang mungkin timbul meliputi mata merah dan nyeri sendi.
"Gejalanya juga biasanya berlangsung sekitar 2-7 hari. Yang paling karakteristik selain demam ringan adalah ruam makulopapular namanya. Akhirnya mirip-mirip kayak demam berdarah kan," ungkap Dicky.
"Kemudian ada conjunctivitis non purulent atau mata merah, ada nyeri sendi atau atralgia tadi. Ada nyeri otot, ada sakit kepala, ada kelemahan, ada kadang pembengkakan edema di sekitar sendi," tambahnya.