Kronologi Meninggalnya Suaidi Guru Geografi MAN 3 Nganjuk Usai Terlibat Cekcok Dengan Muridnya Menuai Perhatian di Media Sosial
--
Selain itu, Fajar menuturkan bahwa jajaran Polres Nganjuk telah mendatangi rumah duka di Kediri dan mengonfirmasi rekam medis almarhum.
"Polres Nganjuk sudah ke kediaman Almarhum di Kediri. Keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah. Dari rekam medis, almarhum sakit hipertensi dan stroke," jelas Fajar.
Jika menilik kondisi itu, pihak keluarga almarhum menolak untuk dilakukan otopsi maupun visum dan memutus menerima peristiwa ini sebagai musibah murni akibat sakit.
Kronologi Kejadian di Sekolah
Kejadian ini bermula ketika bapak Suaidi akan masuk ke dalam kelas untuk mengajar pada Selasa (1/9/2026) kira-kira pukul 10.30 WIB. Namun sebelum mengajar, korban menyempatkan diri menuju kamar mandi siswa yang berada persis di samping ruang kelas.
Kemudian di saat yang bersamaan, seorang siswa yang hendak menggunakan toilet tampak menggedor-gedor pintu kamar mandi tempat Suaidi berada.
"Hari itu, kira-kira pukul 10.30 WIB, memang ada kesalahpahaman penggunaan fasilitas sekolah," jelas Sofa.
Lantas saja aksi siswa itu memicu emosi korban. Setelah keluar dari kamar mandi, Suaidi berupaya mencari siswa yang menggedor pintu toilet.
Ketika bertemu, korban bermaksud menunjuk atau menjewer telinga siswa tersebut guna memberikan efek jera. Namun, siswa menolak dan menangkis tangan Suaidi hingga menyebabkan tubuh guru tersebut terhuyung serta nyaris terjatuh.
"Mungkin, (S) mau menjewer atau gimana, tapi si anak itu menolak. Akhirnya (S) terhuyung dan hampir jatuh. Guru dan siswa yang ada di sekitar situ menolongnya," terang Sofa.
Setelah ditenangkan oleh rekan-rekan sesama guru, Suaidi bersedia kembali berjalan menuju ruang kelas untuk mengajar. Namun di tengah jalan, langkah almarhum mendadak terhenti lalu ia mendadak muntah-muntah hingga hilang kesadaran.
Sekian yang bisa kami sampaikan mengenai kejadian kali ini. Semoga bapak Suaidi diterima di sisi-Nya dan tersangka mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan perbuatan yang dilakukannya.