Monday 14th of September 2026
×

Atraksi Monster di Karnaval Maulid Pekalongan Viral, Pemkab Desak Panitia untuk Klarifikasi

Atraksi Monster di Karnaval Maulid Pekalongan Viral, Pemkab Desak Panitia untuk Klarifikasi

--

OTONITY.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai atraksi monster di karnaval maulid Pekalongan yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Sebuah video yang merekam atraksi bernuansa horor dalam Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, ramai beredar di media sosial. Pertunjukan yang menampilkan kostum monster, peti mati, serta adegan penyembelihan kambing itu bahkan disebut warganet menyerupai ritual satanic.


Dalam rekaman berdurasi sekitar satu setengah menit, sejumlah peserta terlihat mengenakan kostum menyerupai makhluk monster. Mereka membawa peti mati yang dihiasi simbol bintang berwarna hitam dengan tepian merah serta bercak menyerupai darah. Di dalam peti tersebut tampak seekor kambing yang kemudian menjadi bagian dari adegan pertunjukan.

Read more: Karnaval di Pekalongan Viral! Adegan Gelap 'Satanic' dan Simbol Pentagram Bikin Warganet Heboh

Adegan semakin mencuri perhatian ketika prosesi pemotongan kambing diperlihatkan bersamaan dengan aksi para peserta berkostum monster yang menari di sekitar lokasi. Potongan video tersebut kemudian menyebar dengan narasi yang mengaitkannya dengan praktik satanisme karena dianggap menampilkan simbol dan suasana menyeramkan.

Pemkab Pekalongan menyatakan telah mengetahui video yang menjadi perbincangan tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, mengatakan pemerintah daerah akan meminta panitia SKNC menjelaskan konsep dan rangkaian atraksi yang ditampilkan dalam acara tersebut.

“Dalam jangka waktu dekat ini, kami akan mengundang panitia, untuk dilakukan klarifikasi sebenarnya apa yang terjadi di sana,” kata Yulian saat ditemui di lingkungan Pemkab Pekalongan, Senin (14/9/2026).

Menurut Yulian, pemerintah tidak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan rekaman yang beredar. Ia menegaskan bahwa keterangan dari pihak penyelenggara diperlukan agar persoalan tersebut dapat diketahui secara utuh dan tidak berkembang menjadi informasi yang tidak jelas.

Read more: Betrand Peto Dilaporkan Atas Tindak Pelecehan dan Penganiayaan, Ruben Onsu Angkat Bicara

Sumber:

UPDATE TERBARU