Sejumlah 276 Siswa Keracunan MBG di Batang Sampai Buat RSUD Kalisari Penuh, Korban Masih Terus Bertambah
--
OTONITY.com - Ketok palu!Berikut ini adalah ulasan mengenai informasi yang belakangan ini santer beredar di media sosial terkait dengan kasus keracunan MBG. Mari simak faktanya yang wajib kamu tau di bawah ini hingga usai!
MBG merupakan singkatan dari Makan Bergizi Gratis, yang merupakan program nasional pemerintah Indonesia yang mulai berjalan pada tahun 2025 untuk memberikan makanan sehat dan bergizi bermodalkan APBN. Program ini dikelola melalui koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN).
276 Siswa Keracunan MBG di Batang
Korban terus bertambah mencapai 276 warga di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menyikapi kasus ini, Pemkab Batang menyiapkan empat layanan kesehatan untuk menangani warga yang terdampak. Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan penanganan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Batang, RSU Limpung, Puskesmas Subah, dan RSUD Kalisari Batang.
"Kita berikan layanan di sejumlah tempat layanan kesehatan, seperti Puskesmas Batang, RSU Limpung, Puskesmas Subah, dan RSUD Kalisari Batang," jelas Wakil Bupati Batang, Suyono, ditemui di RSUD Kalisari, Rabu (23/9) malam.
Dalam keterangannya kepada awak media, Suyono menyebut jumlah warga yang terdampak masih dapat berubah karena pendataan dan pemeriksaan masih berlangsung.
"Update jam 20.38 WIB, total 276 (orang) yang terdampak di Bawang. Jadi perkembangan nantinya kita tunggu, saat ini kita perhatian bersama," lanjut Suyono.
Selain itu, Pemkab Batang turut meminta Dinas Kesehatan mengambil sampel makanan MBG untuk diperiksa di laboratorium.
"Kita tunggu bersama, sambil menunggu hasil lab. Tadi saya sudah telepon Dinas Kesehatan agar mengambil sampel," ujarnya.