Demo RUU Ketenagakerjaan Berhasil Masuk ke Istana, Bawa Sebelas Tuntutan dan Ancam Bawa 100 Ribu Massa
--
OTONITY - Berikut adalah informasi mengenai demo RUU Ketenagakerjaan yang sedang ramai diperbincangkan publik. Simak artikel di bawah ini untuk dapatkan informasi lengkap perihaldemo RUU Ketenagakerjaan!
Serikat buruh akan menggelar aksi demonstrasi hari ini. Sebanyak 50 ribu buruh dari berbagai daerah terjun untuk mengawal penyampaian aspirasi terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan.
Demo RUU Ketenagakerjaan
Sekitar 50.000 pekerja berdemonstrasi di Jakarta pada Kamis, 24 September 2026, untuk memantau debat RUU Perlindungan Kerja.
Andi Gani Nena Wea, ketua Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPSI), menyatakan bahwa tujuan demonstrasi tersebut semata-mata untuk menyampaikan aspirasi pekerja kepada Presiden Prabowo Subianto dan tidak bertujuan untuk menggoyahkan atau menggulingkan pemerintah.
"Demonstrasi besar dan damai ini akan berlangsung besok (hari ini). Jumlah total pekerja akan mencapai hampir 50.000," kata Andi Gani dalam pernyataan yang dirilis pada Kamis, 24 September 2026.
Ia menjelaskan bahwa para pekerja berasal dari Jawa Barat, Banten, Bekasi, dan Jakarta, dan akan menuju ibu kota dengan sepeda motor.
Demonstrasi dimulai di kawasan Semanggi pukul 10.00 WIB. Dari sana, kelompok tersebut akan perlahan-lahan berbaris menuju kawasan UOB, di seberang Hotel Grand Indonesia. Ia membantah laporan bahwa demonstrasi akan berlangsung di bundaran Hotel Indonesia (HI).
"Tidak benar bahwa titik pertemuan adalah bundaran Hotel Indonesia. Banyak sekali rumor yang beredar. Titik pertemuan awalnya di Semanggi, dan kami akan menunggu delegasi di depan UOB," tambahnya.
Pada saat yang sama, beberapa pemimpin konfederasi buruh akan bertemu dengan kepala staf presiden, Dudung Abdurachman, di Bina Graha sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka akan menyampaikan petisi dan tuntutan pekerja untuk diteruskan kepada Prabowo. Andi Gani menekankan bahwa aksi tersebut merupakan upaya terakhir setelah para pekerja mencoba menyelesaikan masalah secara diplomatis selama kurang lebih empat bulan.
Ia juga membantah laporan yang mengaitkan aksi tersebut dengan pemerintahan Prabowo-Gibran yang telah berkuasa selama dua tahun. “Kami tekankan bahwa ini tidak benar. Gerakan buruh ini tidak bermaksud untuk menggoyahkan atau menggulingkan pemerintahan yang sah,” ujarnya.
Andi Gani menegaskan bahwa aksi tersebut akan berlangsung singkat. Setelah delegasi menyampaikan tuntutan mereka dan menerima tanggapan dari Istana, massa langsung bubar. Andi Gani merencanakan aksi tersebut berakhir sebelum pukul 13.00 WIB.
“Setelah presentasi di Istana, kami akan mengumumkannya kepada ribuan anggota kami dan kemudian pulang. Kami tidak berencana untuk berlama-lama hingga sore hari,” jelasnya.
Massa juga tidak akan memasuki bundaran di Hotel Indonesia. Langkah ini, menurut Andi Gani, bertujuan untuk mencegah politisasi aksi dan kesan bahwa kelompok lain diperlakukan tidak adil.
Tuntutan Demo RUU Ketenagakerjaan
Andi Gani menyebut terdapat 11 tuntutan yang diperjuangkan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dalam pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Beberapa isu utama yang menjadi perhatian adalah pengupahan, outsourcing, jaminan sosial, PKWT, pekerja platform, jaminan pesangon, cuti haid dan pemagangan.
Andi Gani mengakui dalam beberapa poin sudah terdapat perkembangan positif dalam pembahasan antara buruh, pemerintah dan DPR.
"Kami mendapatkan informasi tadi sore sudah mulai ada beberapa perubahan yang positif, tapi tidak dapat kami umumkan di sini," ucapnya.
Ia berharap perkembangan tersebut menjadi jalan keluar agar regulasi ketenagakerjaan yang sedang dibahas dapat mengakomodasi kepentingan pekerja.
Andi Gani juga mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memberikan ruang bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi secara demokratis.
"Kami menghargai juga kerja keras dari Menaker bersama seluruh Panja Komisi IX, lalu Bapak Kapolri yang memberikan ruang demokrasi yang sangat luar biasa, asalkan aman dan damai," pungkasnya.
Itulah informasi mengenai demo RUU Ketenagakerjaan yang sedang ramai diperbincangkan publik. Pastikan ikuti kami terus untuk dapatkan informasi mengenai demo RUU Ketenagakerjaan!