Friday 25th of September 2026
×

Jenazah ABK Kapal 5 Jurnalis Ditemukan di Bengkulu, Akankah Tim SAR Buka Kembali Pencarian?

Jenazah ABK Kapal 5 Jurnalis Ditemukan di Bengkulu, Akankah Tim SAR Buka Kembali Pencarian?

--

OTONITY - Berikut adalah informasi mengenai Jenazah ABK Kapal 5 Jurnalis yang sedang ramai diperbincangkan publik. Simak artikel di bawah ini untuk dapatkan informasi lengkap perihal Jenazah ABK Kapal 5 Jurnalis!

Jenazah ABK Kapal 5 Jurnalis Hingga kini masih menjadi perbincangan hangat. Baru-baru ini terdapat secercah kabar penemuan salah satu jasad dari anak buah kapal KM Arupadhatu, selaku seorang yang membawa lima jurnalis tersebut.


Read more: Demo RUU Ketenagakerjaan Berhasil Masuk ke Istana, Bawa Sebelas Tuntutan dan Ancam Bawa 100 Ribu Massa

Jenazah ABK Kapal 5 Jurnalis Ditemukan

Jenazah Surakman (60), awak kapal KM Arupadhatu yang membawa lima jurnalis dan kehilangan kontak di Selat Sunda, ditemukan di Pulau Enggano, utara Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Jenazah Surakman ditemukan pada Sabtu, 12 September 2026, hari kelima operasi pencarian. Identitas korban kemudian dikonfirmasi melalui tes DNA, yang cocok dengan DNA kerabatnya.

Inspektur Jenderal Hengki, kepala kepolisian Banten, menyatakan bahwa jenazah awalnya ditemukan sebagai jenazah tak dikenal, diidentifikasi sebagai Bapak X, di daerah Pulau Enggano.

“Pada hari Sabtu, hari kelima pencarian, kami menerima informasi dari Bengkulu bahwa jenazah Bapak X telah ditemukan di Pulau Enggano, sebelah utara Bengkulu,” kata Hengki dalam konferensi pers di Markas Besar Kepolisian Banten di Serang pada hari Rabu, 23 September 2026.

Ia menyatakan bahwa jenazah tersebut dievakuasi dengan pesawat Cessna ke Rumah Sakit Polisi Bhayangkara di Bengkulu untuk identifikasi.

Polisi Daerah Banten dan Bengkulu melakukan pemeriksaan berdasarkan data sebelum dan sesudah kematian dari delapan orang yang berada di atas kapal tersebut.

“Hasil analisis DNA secara genetik mengidentifikasi jenazah tersebut sebagai milik Surakman atau anggota kru,” tegas Hengki.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut adalah Gubernur Banten, Andra Soni, dan Ketua Basarnas Banten, Al Amrad.

Pencarian Jenazah Kapal 5 Jurnalis Dihentikan

Sebelumnya, operasi pencarian dan penyelamatan terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di dekat Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda secara resmi dihentikan pada Kamis, 17 September 2026.

Kelima jurnalis tersebut menaiki speedboat Arupadhatu 1 untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kapal tersebut kehilangan kontak di perairan Selat Sunda setelah berangkat dari Dermaga Carita di Pandeglang pada Senin, 7 September 2026.

Read more: Komitmen! Presiden Prabowo Bentuk Tim Khusus Gratiskan Pendidikan Untuk PTN, Menko PMK Pratikno Ditunjuk Jadi Pemimpinnya

Operasi pencarian berlangsung selama 10 hari dan melibatkan tim pencarian dan penyelamatan dari Banten, Lampung, dan Bengkulu. Namun, selama operasi, petugas tidak menemukan jejak kapal atau delapan orang di dalamnya.

Menyusul penghentian operasi pencarian dan penyelamatan, keluarga para jurnalis dan awak kapal menaburkan bunga di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada Jumat, 18 September 2026. Tiga awak kapal tersebut adalah Warta (55), kapten; Surakman (60), awak kapal lainnya; dan Heriyanto (49), sang pemandu.

Kelima jurnalis yang berada di atas kapal tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhis, Daus, dan Donal.

Dalam pernyataan resmi, Pewarta Foto Indonesia (PFI) mengkonfirmasi bahwa para jurnalis tersebut pada dasarnya adalah jurnalis foto.

Itulah informasi mengenai Jenazah ABK Kapal 5 Jurnalis yang sedang ramai diperbincangkan publik. Pastikan ikuti kami terus untuk dapatkan informasi mengenai Jenazah ABK Kapal 5 Jurnalis!

Sumber:

UPDATE TERBARU