Aksi Demo Buruh Kepung Gedung DPR RI, Ditlantas Polda Metro Jaya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional Hari Ini
--
2. Rute Pengalihan & Jalur Alternatif
- Dari Simpang Semanggi menuju Slipi/Tomang: Dialihkan melewati Jalan Jend. Sudirman ➡️ Jalan Bendungan Hilir ➡️ Jalan Pejompongan ➡️ Jalan Letjen S. Parman.
- Dari Jalan Gatot Subroto menuju Slipi/Tomang: Dialihkan berbelok ke Jalan Gerbang Pemuda ➡️ Jalan Patal Senayan ➡️ Jalan Tentara Pelajar ➡️ Jalan Letjen S. Parman.
- Menuju Kawasan Monas (Arah Barat): Menggunakan rute Jalan Tomang Raya ➡️ Jalan Suryopranoto ➡️ Lampu Merah Harmoni ➡️ Monas.
- Menuju Kawasan Monas (Arah Timur): Menggunakan rute Jalan Jatinegara ➡️ Jalan Kramat Raya ➡️ Tugu Tani ➡️ Monas.
Untuk mengurai kemacetan, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan skema rute alternatif yang komprehensif bagi para pengguna jalan. Kendaraan yang datang dari arah Semanggi menuju Slipi atau Tomang diarahkan untuk berbelok kiri ke Jalan Jend. Sudirman, kemudian masuk melewati Jalan Bendungan Hilir, berlanjut ke Jalan Pejompongan, hingga tembus ke Jalan Letjen S. Parman.
Pilihan lainnya, pengendara bisa berbelok ke Jalan Gerbang Pemuda, melintasi Jalan Patal Senayan, menuju Jalan Tentara Pelajar, dan kembali ke arah Slipi melalui Palmerah. Sementara itu, arus kendaraan dari arah tol dalam kota yang keluar di dekat Gedung DPR RI juga disesuaikan secara dinamis demi mencegah terjadinya bottleneck atau penyempitan jalur.
Pemerintah DKI Jakarta dan pihak kepolisian meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan arus lalu lintas melalui media sosial resmi TMC Polda Metro Jaya dan radio informasi guna mendapatkan pembaruan terkini.
Pengguna moda transportasi umum seperti Bus Transjakarta juga diimbau mengantisipasi adanya penyesuaian rute atau koridor yang dialihkan sementara waktu oleh pihak manajemen operasional akibat penutupan jalur sebagian ini.
Sinergi antara kepatuhan para pengendara terhadap instruksi petugas di lapangan serta penerapan rekayasa lalu lintas yang fleksibel diharapkan dapat menjaga stabilitas mobilitas Ibu Kota Jakarta di tengah penyampaian aspirasi publik yang sedang berlangsung.