Tuesday 20th of October 2026
×

Klarifikasi Manajemen Kafe Laksamana Muda Pekanbaru Mengaku Merasa Dirugikan Oleh Oknum Pengunjung yang Rekam Aksi Kontroversial

Klarifikasi Manajemen Kafe Laksamana Muda Pekanbaru Mengaku Merasa Dirugikan Oleh Oknum Pengunjung yang Rekam Aksi Kontroversial

--

Namun, situasi mulai berubah ketika acara musik di panggung utama berlangsung. Kelompok pengunjung tersebut secara spontan mengeluarkan pakaian alternatif dan mulai beraksi di depan kamera ponsel mereka sendiri tanpa ada konfirmasi ataupun izin tertulis dari kapten area kafe.

Manajemen mengaku sangat menyayangkan aksi sepihak para pengunjung tersebut yang kemudian merekam tindakan mereka dan mengunggahnya ke media sosial hingga menimbulkan kegaduhan publik yang luar biasa serta merugikan nama baik tempat usaha yang telah lama dibangun.


Read more: Profil Letjen Kristomei Sianturi Kepala BNPB Baru Pilihan Presiden Prabowo, Dari Kapuspen TNI hingga Kepala BNPB Termuda

Sikap Kooperatif Manajemen Terhadap Sanksi Penutupan Sementara

Menyusul sanksi administratif berupa penutupan operasional sementara yang diterbitkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru pada Senin malam, manajemen menyatakan menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.

Pihak pengelola menegaskan akan memanfaatkan masa penutupan sementara ini untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem pengawasan internal, pengetatan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan, serta memberikan pembinaan khusus kepada seluruh staf agar lebih peka terhadap dinamika perilaku konsumen di area publik.

Read more: Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 Ramai Diburu Netizen, Full HD No Sensor Versi 11 Menit Dijamin Bikin Melongo!

Pihak manajemen Kafe Laksamana Muda juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat Riau, tokoh adat, pemuka agama, serta jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh video kontroversial tersebut.

Pengelola berkomitmen penuh untuk terus bersikap transparan dan membantu Tim Yustisi dalam mengusut tuntas identitas oknum pengunjung yang diduga sengaja memanfaatkan ruang kafe mereka demi konten digital yang berujung pada keresahan sosial.

Sumber:

UPDATE TERBARU