Tuesday 21st of July 2026
×

Total 115 Narapidana High Risk dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur Dipindahkan ke Nusakambangan Secara Bertahap Lewat Jalur Laut

Total 115 Narapidana High Risk dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur Dipindahkan ke Nusakambangan Secara Bertahap Lewat Jalur Laut

--

OTONITY – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan atau Ditjen PAS Kementerian Imigrasi serta Pemasyarakatan kembali memindahkan warga binaan berisiko tinggi ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Kali ini, sebanyak 115 narapidana high risk dari Sulawesi Selatan serta Jawa Timur yang dipindahkan.

"Sebanyak 79 warga binaan berasal dari Sulawesi Selatan dan 36 dari Jawa Timur," ujar Juru Bicara Ditjen PAS, Rika Aprianti, dalam keterangan tertulis pada Senin, 20 Juli 226. Dia menuturkan, para narapidana tersebut dipindahkan secara bertahap melalui jalur darat dan laut.


Rika menceritakan, puluhan narapidana dari Sulawesi Selatan tersebut diberangkatkan dari Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIB Maros menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pada 17 Juli 2026.

Read more: Jonathan Frizzy Blak-blakan Kisahkan Pengalaman Traumatis Selama Dipenjara hingga Pascabebas Melalui Program Cuti Bersyarat

Read more: Inilah Pemeran Video Viral Raranror yang Sukses Bikin Penasaran Seluruh Netizen, Usianya Bikin Melongo

Mereka kemudian menempuh perjalanan laut menggunakan kapal menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kemudian transit sementara di Lapas Kelas I Surabaya.

Pada 19 Juli 2026, sebanyak 36 napi dari Jawa Timur bergabung dengan rombongan tersebut. Sehingga, totalnya menjadi 115 warga binaan. Ratusan narapidana tersebut kemudian diberangkatkan menuju Nusakambangan melalui jalur darat dengan pengawalan ketat.

Menurut Rika, mereka dikawal ketat oleh 77 personel. Pengawalan tersebut melibatkan Direktorat Pengamanan dan Intelijen Ditjen PAS, Satuan Operasional Kepatuhan Internal atau Patnal, Korps Brigade Mobil Kepolisian RI, Kepolisian Lalu Lintas, kemudian juga petugas Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Sumber:

UPDATE TERBARU