Tuesday 15th of September 2026
×

Profil dan Rekam Jejak Karier Lampri: Dari Daerah ke Puncak Eselon I ATR/BPN

Profil dan Rekam Jejak Karier Lampri: Dari Daerah ke Puncak Eselon I ATR/BPN

--

OTONITY.com Nama Lampri, A.Ptnh., S.H., M.H. mendadak menjadi pusat perhatian publik pada pertengahan September 2026. Sosok yang dikenal sebagai salah satu birokrat karier senior di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini baru saja mencapai puncak karier tertingginya sebagai pejabat eselon I. Namun, perjalanan panjangnya yang merangkak dari wilayah tapak pertanahan di daerah kini harus berhadapan dengan babak penegakan hukum yang cukup berat.

Latar Belakang dan Awal Perjalanan Karier

Lahir pada 10 April 1970, Lampri memiliki latar belakang pendidikan formal yang sangat linier dengan dunia agraria. Gelar pertamanya, Ajun Penata Pertanahan (A.Ptnh.), diraih melalui Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), sebuah institusi pendidikan kedinasan pertanahan terkemuka di Indonesia.


Read more: Cabul! Biksu Senior Thailand Ditangkap Usai Terlibat Skandal Seks Hingga Gelapkan Dana Kuil Rp53 Miliar

Keseriusannya di bidang tata hukum agraria membuatnya terus melanjutkan studi hingga berhasil menyematkan gelar Sarjana Hukum (S.H.) dan Magister Hukum (M.H.) di belakang namanya.

Rekam jejak kepemimpinan Lampri di Kementerian ATR/BPN dimulai dari level operasional di daerah. Sebelum memasuki dekade 2020, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kinerjanya yang dinilai solid membawanya dipromosikan menjadi Kepala Kantah Kota Surabaya II pada Oktober 2019, sebuah wilayah urban dengan kompleksitas sengketa tanah dan kebutuhan investasi komersial yang sangat tinggi. 

Read more: Dugaan Dokumen Palsu di PTSL Bogor 2019 Mencuat, Pakar Sebut Ada Indikasi Mafia Tanah Terorganisasi

Setelah memimpin di Surabaya hingga Maret 2023, Lampri ditarik ke ibu kota Jakarta untuk memperkuat struktur internal kementerian pusat. Di bawah kepemimpinan Menteri ATR/BPN kala itu, ia dilantik menjadi Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan.

Sumber:

UPDATE TERBARU