PARAH! Siswa Depresi Dianiaya Guru Di Binjai Hingga Alami Benturan dan Bengkak di Sejumlah Tubuh
--
OTONITY - Ini dia informasi mengenai Siswa Depresi Dianiaya Guru Di Binjai yang wajib kamu tahu. Langsung saja simak artikel ini sampai habis karena kami sudah memberikan rangkuman terkini untukmu di bawah ini!
Belakangan ini banyak sekali kabar menghebohkan yang membuat warganet geleng-geleng kepala. Salah satu berita menghebohkan tersebut adalah Siswa Depresi Dianiaya Guru Di Binjai.
Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!
Read more: Fashion Show Waria di Makassar Bikin Heboh, Selebgram Makassar Buka Suara Soal Dugaan Acara LGBT
Siswa Depresi Dianiaya Guru Di Binjai
Seorang siswa SMA di Binjai, Sumatera Utara, tiba-tiba menjadi perhatian publik. Ia dilaporkan menderita depresi setelah diduga dilecehkan oleh seorang guru.
Pada hari Rabu, 30 September 2026, Aidil Syahputra, ayah korban, mengungkapkan bahwa kondisi anaknya telah berubah sejak pulang sekolah. Ia menyatakan bahwa anaknya mengalami depresi.
"Anak saya sekarang menderita depresi berat dan tekanan mental yang sangat besar," katanya.
"Saya fokus pada pemulihannya, pada penyembuhannya," tambahnya.
Keluarga telah melaporkan dugaan pelecehan tersebut kepada polisi. Pengaduan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/510/IX/2026/SPKT/Polisi Binjai/Polisi Daerah Sumatera Utara.
Kronologi Siswa Dianiaya Guru
Aidil menyebut bahwa anaknya tampak berbeda pada tanggal 16 September 2026 lalu.
“Awalnya pada hari Rabu tanggal 16 September, anak saya kembali dari sekolahnya dengan kondisi yang agak lain, berbeda dari biasanya,” ujarnya.
Sepulang sekolah ia tampak berbeda. Malam harinya, korban disebut mengalami demam dan memutuskan untuk tidak masuk sekolah pada Kamis (17/9/2026).
Pada hari Jumat (18/9/2026), korban lalu berangkat ke sekolah. Namun, kondisinya semakin berubah sepulang dari sekolah. Aidil mengatakan bahwa sang anak tampak lebih diam dan tampak ketakutan. Bahkan, korban sempat masuk ke kamar orang taunya dalam kondisi ketakutan.
Tak hanya itu, Aidil juga menyebut bahwa anaknya tidak dapat diajak berkomunikasi. Menurutnya, jawaban anaknya mulai tidak bisa dimengerti.
"Saya lihat ketakutannya. Saya bilang sudah sakit tenan (betulan)," ujar Aidil.
“Sudah mulai agak enggak nyambung ya pembahasannya itu, kurang nyambung,” terangnya.
Korban mengeluh sakit kepala dan sakit di bagian perut. Kemudian, korban meringis saat berdiri ataupun duduk. Aidil pun kemudian membawa anaknya ke rumah sakit. Namun, kondisi korban jiwa semakin memburuk pada Minggu (20/9/2026).
Read more: Viral Rekaman Video 36 Detik Cuhup Pendahatan, Pemeran Sebut Tuduhan Netizen Salah Paham
Ia juga melihat bahwa murid mata anaknya tampak tidak fokus. Ia segera menggali membawa sang anak ke rumah sakit. Sayangnya kondisi korban justru kian memburuk. Aidil menyebut bahwa anaknya mengalami ganggung dalam ingatannya.
Saat dalam kondisi itu, korban mengaku bahwa dirinya dipukuli. Namun, korban kemudian mengalami kejang dan dibawa ke rumah sakit lagi.
"Di situ dia mengakui bahwasanya dia dipukul," terangnya.
Setelah dilakukan MRI, diketahui bahwa ada luka benturan di kepala, bengkak di dada kiri serta bagian tulang rusuk. Tak hanya itu, ada pula memar di kaki dan pinggang belakang korban.
Kronologi siswa depresi diduga dianiaya guru ini masih terus menjadi perhatian publik. Ayah korban pun memilih untuk membuat laporan terkait kondisi korban.
Itulah informasi mengenai Siswa Depresi Dianiaya Guru Di Binjai yang wajib kamu tahu. Pastikan terus ikuti kanal kami untuk dapatkan informasi terkini tanah air!