Update Demonstrasi, 20 Oktober 2026: Ribuan Massa Gelar Aksi Demo Besar di Jakarta dan Kawasan Malioboro Yogyakarta
--
2. Demo di Yogyakarta
Aksi unjuk rasa juga dilaporkan berlangsung di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Akibat adanya penyampaian aspirasi ini, calon penumpang kereta api yang akan berangkat via Stasiun Yogyakarta (Tugu) diimbau untuk datang lebih awal demi menghindari kemacetan lalu lintas di sekitar area tersebut.
Selain elemen mahasiswa, aliansi masyarakat seperti Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta Peduli Indonesia juga memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR RI. Titik lain yang menjadi pusat perhatian adalah Bundaran HI, di mana kelompok peduli lingkungan menyuarakan aspirasi mereka, serta kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan dekat Monas.
Read more: Skandal Korupsi Dana Penanggulangan Bencana BNPB Terbongkar, Kerugian Negara Capai Miliaran Rupiah
Beberapa kelompok kecil juga terpantau mendatangi Kantor Badan Gizi Nasional serta Kantor Kementerian Keuangan untuk menyampaikan aspirasi sektoral. Sementara itu, gelombang protes tidak hanya terjadi di ibu kota. Di Yogyakarta, massa berkumpul di kawasan ikonik Malioboro.
Dampak dari aksi unjuk rasa di Yogyakarta ini cukup memengaruhi akses transportasi publik. Pihak otoritas terkait bahkan telah mengeluarkan imbauan resmi bagi para calon penumpang kereta api yang akan berangkat melalui Stasiun Yogyakarta (Tugu) untuk datang lebih awal demi menghindari keterlambatan akibat kemacetan parah di ring satu Malioboro.
Dalam unjuk rasa kali ini, massa membawa rapor merah evaluasi pemerintahan dan merumuskan lima tuntutan utama. Pertama, isu lingkungan hidup, di mana pemerintah didesak menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir sebagai bencana nasional, serta menindak tegas korporasi perusak alam.
Kedua, pembenahan tata kelola ekonomi nasional demi memulihkan kepercayaan pasar global. Ketiga, jaminan kebebasan berpendapat yang dinilai kian menyusut. Keempat, keseriusan dalam pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Kelima, penurunan biaya layanan publik seperti pendidikan dan kesehatan.
Hingga siang ini, arus lalu lintas di beberapa ruas jalan protokol Jakarta, seperti Jalan Jenderal Gatot Subroto dan kawasan Harmoni, mengalami pengalihan arus secara situasional. Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk terus memantau situasi lalu lintas terkini dan mencari rute alternatif guna menghindari titik pemusatan massa demonstrasi.