Viral Video Dugaan Pelanggaran Norma, Kafe Laksamana Muda Pekanbaru Didatangi Satpol PP
--
OTONITY - Langkah tegas diambil oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dalam menyikapi aduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran norma sosial di tempat hiburan malam dan pusat kuliner.
Petugas penegak peraturan daerah secara mendadak mendatangi dan memeriksa operasional Laksamana Muda Coffee & Live Space yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 39, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau.
Langkah ini diambil menyusul viralnya sebuah rekaman video pendek di media sosial yang diduga memperlihatkan perilaku menyimpang bertentangan dengan norma kesusilaan keagamaan adat Melayu yang dilakukan oleh sekelompok pengunjung di lokasi tersebut.
Pemeriksaan lapangan yang dilakukan oleh puluhan personel gabungan Satpol PP Pekanbaru berlangsung pada Senin malam, 19 Oktober 2026. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengawasan menyeluruh terhadap aktivitas hiburan, memeriksa dokumen perizinan usaha, serta meminta keterangan awal dari pihak manajemen operasional kafe.
Guna menjaga kondusifitas lingkungan serta memberikan ruang bagi proses penyelidikan yang objektif, pihak Satpol PP meminta pengelola untuk menghentikan sementara operasional kafe pada malam pemeriksaan tersebut sembari menunggu proses klarifikasi formal di markas komando.
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto, menjelaskan bahwa lembaganya bergerak cepat setelah menerima banyak laporan dari masyarakat yang merasa resah atas potongan video yang tersebar luas di platform Instagram dan TikTok. Berdasarkan informasi awal dari penanggung jawab operasional kafe, peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut terjadi pada Minggu malam, 18 Oktober 2026, ketika kafe tengah menyelenggarakan agenda panggung musik hidup (live music) rutin seperti biasa.
Pihak manajemen kafe mengklaim bahwa rombongan pengunjung yang memicu kontroversi tersebut baru pertama kali datang dan berpakaian biasa layaknya tamu umum lainnya, sehingga tidak menaruh kecurigaan sejak awal.