Saturday 24th of October 2026
×

Profil Irenna Kristyn, Influencer Asal Jatim yang Dikecam Usai Sindir Aksi Greenpeace yang Kini Dipecat

 Profil Irenna Kristyn, Influencer Asal Jatim yang Dikecam Usai Sindir Aksi Greenpeace yang Kini Dipecat

--

Irenna menuliskan narasi singkat: "Gaya hidupku tinggi, makanya aku kerja keras, bukan repost spanduk 'turunkan biaya hidup'," lengkap dengan tambahan emoji menjulurkan lidah di akhir kalimat. Unggahan tersebut sontak memicu amarah publik yang menilainya sebagai sosok pemengaruh yang sangat acuh dan buta (tone deaf) terhadap himpitan ekonomi riil masyarakat.

Opini publik di platform X (dahulu Twitter) dan Instagram langsung bergolak hebat. Netizen menilai Irenna telah gagal membedakan secara mendasar antara konsep esensial dari "biaya hidup" (cost of living) yang bersifat mengikat demi pemenuhan kebutuhan dasar bertahan hidup, dengan konsep "gaya hidup" (lifestyle) yang sifatnya merupakan pilihan tersier individu. Kritik moral publik menyoroti bahwa tingginya harga kebutuhan pokok saat ini tidak bisa diselesaikan secara instan hanya dengan sekadar menyuruh semua orang untuk bekerja lebih keras.


Read more: Link Video Kerudung Biru di Mobil Viral di Medsos, Versi No Sensor Full HD Bikin Warganet Melongo!

Gelombang boikot dan kecaman massal dari netizen tanah air ini langsung membawa dampak domino yang sangat fatal bagi kelangsungan karier profesional Irenna. Pihak agensi yang menaunginya, Samudra Management, langsung mengambil tindakan darurat demi menyelamatkan reputasi perusahaan. Melalui rilis pernyataan resmi yang diunggah di kanal media sosial mereka, Samudra Management mengumumkan keputusan tegas untuk memutus kontrak kerja sama secara sepihak dengan Irenna Kristyn per tanggal 23 Oktober 2026, serta menyampaikan permohonan maaf kepada publik melalui akun TikTok pribadinya, @irennakristyn.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia dan pihak-pihak yang merasa tersinggung. Irenna mengakui secara jantan bahwa diksi dan kalimat yang dipilihnya dalam unggahan tempo hari sangat tidak tepat dan menyinggung perasaan orang banyak, serta berjanji akan menjadikannya sebagai sarana pembelajaran moral yang berharga untuk masa depan.

Sumber:

UPDATE TERBARU