Wednesday 4th of November 2026
×

Link Video Mbak Pur Nganjuk Viral, Terungkap di Persidangan Motif Ekonomi Jadi Alasan Mbak Pur Nganjuk Produksi Puluhan Video Syur

Link Video Mbak Pur Nganjuk Viral, Terungkap di Persidangan Motif Ekonomi Jadi Alasan Mbak Pur Nganjuk Produksi Puluhan Video Syur

--

OTONITY - Media sosial, khususnya platform berbagi video pendek TikTok, belakangan ini diramaikan oleh gelombang pencarian informasi mengenai rekaman video yang dikaitkan dengan Srikandi IKSPI. Istilah 'Srikandi' sendiri merujuk pada sebutan populer untuk para pendekar atau pesilat wanita yang tergabung dalam organisasi pencak silat Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti.

Pembahasan mengenai video Srikandi IKSPI ini menjadi viral setelah munculnya beberapa unggahan yang menampilkan video bernada haru atau tangisan seorang gadis pesilat berkerudung hitam. Unggahan tersebut kerap disertai dengan teks narasi dramatis bernuansa 'konvoi berujung air mata' yang diasosiasikan warganet dengan insiden atau peristiwa pilu yang menimpa anggota komunitas silat tersebut pada tahun-tahun sebelumnya.


Read more: Polisi Resmi Tetapkan Sopir Truk Molen Tersangka Utama Setelah Insiden Rem Blong di Depan Halte Kampus BSI

Seiring dengan meningkatnya interaksi pada konten tersebut, narasi liar mulai berkembang di kolom komentar media sosial. Beberapa akun tidak bertanggung jawab memicu perdebatan sengit dengan mengeklaim adanya rekaman video dengan durasi penuh 7 menit yang memuat materi sensitif atau asusila, dan menyebut-nyebut lokasi pembuatannya berada di kawasan Tulungagung, Jawa Timur.

Berdasarkan penelusuran digital forensik dan konfirmasi dari berbagai sumber komunitas silat terkait, mayoritas klaim mengenai keberadaan video syur Srikandi IKSPI berdurasi 7 menit tersebut adalah informasi tidak benar (hoaks). Fenomena viral ini sengaja diembuskan oleh oknum tertentu guna memicu rasa penasaran (curiosity baiting) dari warganet demi menaikkan angka kunjungan akun atau jumlah tayangan konten digital mereka.

Lebih lanjut, tim peneliti siber menemukan fakta bahwa maraknya pembagian tautan atau link yang diklaim sebagai video asli di kolom komentar TikTok dan platform X justru merupakan taktik kejahatan siber. Tautan-tautan tersebut terindikasi kuat sebagai link jebakan phishing atau program spamming yang sengaja dirancang untuk mencuri data pribadi atau merusak sistem operasi gawai pengguna yang tidak sengaja mengkliknya.

Read more: Rekam Jejak Ferry Boboho Dari Pengusaha Kuliner Hingga Jadi Perantara Aliran Dana Haram Puluhan Miliar Pejabat Kejaksaan

Video asli yang sebenarnya beredar dan terverifikasi di platform resmi hanyalah dokumentasi kegiatan seni bela diri, peragaan jurus-jurus pencak silat, serta video ekspresi emosional biasa dari seorang anggota saat mengikuti kegiatan organisasi. Keindahan teknik bela diri serta loyalitas para srikandi dalam melestarikan budaya pencak silat Indonesia merupakan substansi positif yang seharusnya ditonjolkan publik.

Pihak internal organisasi dan para tetua komunitas silat mengimbau kepada seluruh anggota serta masyarakat luas untuk tidak ikut terjebak dalam pusaran hoaks ini. Warganet diminta lebih bijak, tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat mencemarkan nama baik organisasi pencak silat nasional, serta menghindari aktivitas menyebarkan link asing yang tidak jelas sumber keamanannya.

Sumber:

UPDATE TERBARU