Lampu Utama Padam, Ini Awal Mula Kebakaran Bus Volvo Gunung Harta, Kerugian Ditaksir Capai Rp3,5 Miliar
--
Kronologi Awal Munculnya Api
- Lampu Utama Padam: Saat bus melaju dari arah Jakarta menuju Jember, seluruh lampu utama bus mendadak mati total secara tiba-tiba di tengah jalan tol.
- Mengepulkan Asap: Sopir bus bernama Purwanto langsung berinisiatif menepikan armada ke bahu jalan untuk memutus arus kelistrikan mesin. Namun, saat ia memeriksa bagian kotak sekring (box fuse), kepulan asap hitam pekat justru langsung keluar.
- Percikan Api Membesar: Tidak lama setelah asap keluar, muncul percikan api dari area sekring depan yang dengan cepat merembet dan melahap seluruh bodi bus hingga hanya menyisakan kerangka besi.
Read more: Inilah Daftar Tarif yang Naik Mulai 1 Agustus 2026, Mulai PPh Hingga Harga Pangan Akan Melonjak!
- Korban Jiwa: Nihil. Berkat tindakan cepat kru bus yang langsung membangunkan seluruh penumpang saat asap pertama kali muncul, total 33 orang (30 penumpang, 2 sopir, dan 1 kernet) berhasil dievakuasi keluar dengan selamat sebelum api membesar.
- Kerugian Material: Ditaksir mencapai Rp3,5 miliar lantaran armada Volvo tersebut diketahui masih tergolong unit baru dan sebagian barang bawaan penumpang di bagasi tidak sempat diselamatkan
Tim pemadam kebakaran dari wilayah terdekat bersama petugas Jasamarga langsung diterjunkan ke lokasi KM 631 untuk menjinakkan kobaran api. Proses pemadaman sempat membuat arus lalu lintas di Tol Madiun arah Nganjuk mengalami ketersendatan sementara waktu demi keamanan pengguna jalan lain.
Pihak manajemen PO Gunung Harta segera mengirimkan bus cadangan ke lokasi untuk mengangkut para penumpang yang terlantar agar dapat melanjutkan perjalanan menuju Jember. Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama tim teknis perhubungan masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti gangguan arus pendek listrik tersebut.