Wednesday 5th of August 2026
×

Kronologi Nenek di Cakung Disekap dan Dilakban Tetangga di Kamar Saat Bersiap Salat Zuhur, Pelaku Merupakan Mantan Napi

Kronologi Nenek di Cakung Disekap dan Dilakban Tetangga di Kamar Saat Bersiap Salat Zuhur, Pelaku Merupakan Mantan Napi

--

OTONITY.com – Kasus kriminalitas yang menyasar kelompok lanjut usia kembali terjadi di ibu kota. Seorang wanita lansia bernama Hartati (61) menjadi korban penyekapan dan perampokan brutal di dalam rumahnya sendiri yang berlokasi di kawasan Kampung Pisangan, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) ini memicu kemarahan publik setelah diketahui bahwa pelaku utama aksi keji tersebut adalah tetangga dekat korban yang berinisial Marhum.


Penyelidikan mendalam yang dilakukan jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung berhasil mengungkap motif di balik tindakan nekat pelaku. Peristiwa ini menyoroti kerentanan keamanan pemukiman padat penduduk, di mana pelaku memanfaatkan situasi lingkungan yang sepi dan kondisi fisik korban yang sudah sepuh untuk melancarkan aksi kejahatannya.

Read more: Resmi Dirilis, Ini Syarat dan Cara Pesan Layanan Antar Jemput Alphard Gratis Garuda Indonesia

Read more: Identitas Mayat Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok Masih Misterius, Polisi Buru Bagian Tubuh yang Hilang

Kronologi Lengkap Penyekapan di Siang Bolong

Aksi penyekapan ini terjadi pada siang hari saat situasi di sekitar pemukiman cenderung lengang. Kejadian bermula ketika korban, Hartati, sedang bersiap-siap di dalam kamar untuk menunaikan ibadah Salat Zuhur seorang diri. Pintu samping rumah korban saat itu dalam kondisi tertutup namun tidak terkunci rapat, karena korban mengira anak atau anggota keluarganya yang lain akan segera pulang ke rumah.

Mendengar suara langkah kaki yang masuk dari pintu samping, korban sempat memanggil dengan maksud memastikan siapa yang datang. Namun, bukan anggota keluarga yang muncul, melainkan Marhum yang langsung merangsek masuk ke dalam area pribadi korban. Tanpa membuang waktu, pelaku langsung mendorong tubuh lansia tersebut ke dalam kamar tidur.

Untuk mencegah korban berteriak atau memanggil bantuan tetangga sekitar, Marhum bertindak brutal dengan membekap wajah korban. Pelaku kemudian menggunakan lakban plastik untuk mengikat kedua pergelangan tangan, kedua kaki, serta menutup rapat mulut korban. Korban yang berada dalam kondisi terikat dan tidak berdaya hanya bisa pasrah saat pelaku menodongkan senjata tajam sejenis golok ke arah lehernya.

Sumber:

UPDATE TERBARU