Perempuan Asal Banyuwangi Tewas Usai Mengalami KDRT Oleh Sang Suami, Polisi Masih Selidiki Motifnya
--
Lanang Teguh Pambudi membenarkan adanya dugaan KDRT yang menyebabkan Yuni meninggal dunia. Polisi mendapat laporan dari warga kemudian langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
"Kami dapat laporan dari warga dan langsung ditindak lanjuti, benar korban mengalami luka tusuk di perut," ungkap Lanang.
Yuni diketahui adalah warga Dusun Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, sedangkan Supriadi merupakan warga Dusun Krajan, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu. Seusai menikah secara siri, keduanya tinggal bersama di Dusun Tapaklembu, Desa Temuasri.
Peristiwa penusukan terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB di rumah pasangan tersebut. Ketika kejadian, Yuni diduga tengah memasak, sementara warga sekitar sebelumnya telah mengetahui pasangan tersebut kerap terlibat pertengkaran.
Polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap secara detail rangkaian peristiwa penusukan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan barang bukti juga dikumpulkan.
Polisi masih mendalami kasus tersebut sebagai upaya memastikan kronologi dan motif penusukan secara utuh. Supriadi saat ini menjalani pemeriksaan di Mapolresta Banyuwangi.