Miris! Inilah 3 Pelaku yang Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di NTT, Polisi Tindak Tegas dan Tangkap Pelaku
--
OTONITY.com - Polisi telah mengungkap peran tiga pria yang diduga membakar seekor burung hantu hidup-hidup di Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketiga pria tersebut ditangkap polisi pada Selasa malam (11 Agustus 2026) setelah rekaman video aksi mereka membakar burung hantu—yang dilakukan pada Jumat (7 Agustus 2026) sekitar pukul 20.00 WITA di dekat Dusun Bajak, Desa Benteng Ndope—viral di media sosial.
Read more: Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18: Flagship Monster dengan Chipset 2nm dan Kamera Leica 200 MP
Ketiga terduga pelaku adalah GJ (30), SB (41), dan VJ (25), yang semuanya merupakan warga Dusun Bajak, Desa Benteng Ndope, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat.
Peran 3 Pelaku Menangkap Hingga Merekam
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, menyatakan bahwa setiap tersangka memiliki peran berbeda dalam insiden tersebut.
GJ diduga menangkap dan memukul burung hantu tersebut, VJ diduga membakar hewan itu, sementara SB merekam dan mengunggah video aksi tersebut ke media sosial.
"Awalnya GJ melihat seekor burung hantu bertengger di tiang dapur rumah milik SB. GJ kemudian memanggil SB dan VJ untuk bersama-sama menangkap burung tersebut menggunakan tangan kosong, lalu membawanya ke depan area kios. Di situ mereka melakukan aksinya," jelas Lufthi pada Rabu (12 Agustus 2026), sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.com.
Setelah ditangkap, burung hantu itu dipukul lalu dibakar hidup-hidup. Peristiwa tersebut direkam hingga burung hantu itu mati dan tubuhnya hangus menjadi abu. Lufthi menambahkan bahwa video tersebut diunggah ke media sosial sehari setelah kejadian, sehingga tersebar luas dan memicu kecaman publik.
Read more: Skema Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai, Desil 10 jadi Prioritas Tak Boleh Pakai BBM Subsidi!
"Meskipun pemilik akun telah menghapusnya, rekaman video tersebut sudah diunduh dan diunggah ulang oleh sebuah akun edukasi satwa, yang kemudian menarik perhatian publik secara nasional," tegasnya.
Pelaku Menganggap Burung Hantu sebagai Pertanda Buruk
Menurut Lufthi, motif para terduga pelaku membakar burung hantu tersebut adalah keyakinan bahwa kemunculan hewan itu di dekat permukiman merupakan pertanda buruk yang dikaitkan dengan ilmu hitam.