Buntut Kecelakaan Maut Tanah Bumbu, Respons Resmi ULM dan UNUKASE Terkait Tragedi Kecelakaan Rombongan KKN
--
OTONITY.com - Kecelakaan maut yang melibatkan rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) terjadi di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Insiden tabrakan "adu banteng" antara mobil pikap operasional desa yang mengangkut mahasiswa dengan sebuah truk tangki BBM tersebut mengakibatkan 7 orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan 1 orang lainnya mengalami luka berat.
Read more: Update Korban KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep: 5 Meninggal, 229 Selamat
Read more: Nama Anak Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda Viral, Tenyata Begini Artinya yang Penuh Makna
Peristiwa bermula ketika rombongan mahasiswa KKN gabungan dari Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menghadiri acara syukuran warga di Desa Bulurejo.
Setelah agenda tersebut selesai, sebagian mahasiswa memutuskan bergerak menggunakan mobil pikap Suzuki Carry milik Pemerintah Desa Batulicin Irigasi menuju objek wisata Sungai Alut di Desa Gunung Raya untuk berekreasi.
Namun, saat melintasi jalur alternatif trans-Kalimantan sekitar pukul 12.00 WITA, sebuah truk tangki BBM yang melaju kencang dari arah Banjarbaru menuju Batulicin mendadak kehilangan kendali. Truk tersebut keluar jalur dan masuk ke lajur kanan yang berlawanan arah.