Friday 7th of August 2026
×

Miris! Anak Perempuan Bunuh Ibu yang Stroke di Ngawi, Korban Ditemukan Bersimbah Darah di Kandang Sapi

Miris! Anak Perempuan Bunuh Ibu yang Stroke di Ngawi, Korban Ditemukan Bersimbah Darah di Kandang Sapi

--

"Namun saat suaminya pergi ke sawah, pelaku menemukan korban dan diduga kembali menganiayanya hingga meninggal dunia," ujar Santoso.

Saat ditemukan pelaku sedang tertidur di dalam kamar. Kemudian saat dibangunkan dan diberitahu bahwa ibunya telah tiada, pelaku sempat menangis. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan Polsek setempat.


Kepolisian dari Satreskrim Polres Ngawi bersama Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memimpin proses penyelidikan.

Read more: Profil Biodata Mathis Molinié, Chef Prancis Pacar Baru Raisa Andriana yang Kini Resmi Go Publik?

Read more: Profil Biodata Asila Maisa, Viral Usai Somasi Akun IG yang Tuduh Barang Mewahnya dengan Jabatan Sang Ayah!

Read more: Jelang Perilisan, Inilah Bocoran Spesifikasi Honor Robot Phone! Miliki Kamera Telefoto Utama 200 MP

Pelaku Dibawa ke Poli Jiwa RSUD dr. Soeroto

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Pras Ardinata, membenarkan kejadian penganiayaan berdarah tersebut. Korban yang menderita penyakit stroke diduga tidak mampu memberikan perlawanan saat diserang oleh pelaku.

"Korban sendiri diketahui sedang menderita stroke sehingga tidak mampu melawan saat diduga dianiaya. Itu keterangan awal," jelas AKP Pras Ardinata, Kamis (6/8/2026).

Polisi menyita sejumlah barang bukti dari TKP, di antaranya sebatang kayu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, bambu, serta beberapa bilah senjata tajam berupa sabit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, terduga pelaku DN diketahui telah mengidap gangguan kejiwaan selama kurang lebih lima tahun terakhir. Meski masih menjalani pengobatan medis, pelaku diduga tidak rutin mengonsumsi obat yang diberikan.

"Terduga pelaku yang juga anak kandung korban telah kami amankan," tegas AKP Pras.

Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad korban dievakuasi oleh tim Inafis Polres Ngawi ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani proses visum.

Terduga pelaku DN tidak langsung dibawa ke markas kepolisian, melainkan dilarikan ke Klinik/Poli Jiwa RSUD dr. Soeroto Ngawi guna menjalani penanganan dan pemeriksaan kondisi kejiwaan medis.

Sekian yang bisa kami sampaikan mengenai kejadian kali ini. Semoga korban diterima di sisi-Nya dan tersangka mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan perbuatan yang dilakukannya.

Sumber:

UPDATE TERBARU