Sunday 20th of September 2026
×

Waspada! Kasus Influenza A Melonjok di Indonesia, Begini Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya yang Harus Kamu Ketahui

Waspada! Kasus Influenza A Melonjok di Indonesia, Begini Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya yang Harus Kamu Ketahui

--

OTONITY.com - Viral! Langsung saja simak artikel di bawah ini kami akan membagikan informasi terkait dengan kasus Influenza A yang sudah kami siapkan khusus untuk kamu! 

Baru-baru ini, Kemenkes menyebutkan bahwa kasus influenza di Indonesia masih berada pada kategori rendah, walaupun proporsi kasus positif mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.


Menanggapi terkait ini, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menyebutkan peningkatan ini belum menunjukkan adanya lonjakan kasus yang signifikan. Berikut ini adalah penjelasan terkait dengan kasus Influenza A yang wajib kamu tahu!

Read more: ASN PPPK Bandung Tanam 36 Pohon Ganja di Rumah, Kementerian PU Berhentikan Sementara Tersangka Dari Pekerjaannya

Kasus Influenza A di Indonesia

Berdasarkan data Kemenkes hingga 12 September 2026, proporsi hasil pemeriksaan yang positif influenza pada minggu ke-35 mencapai 38 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan minggu sebelumnya yang berada di angka 22 persen.

Dari kasus influenza yang terdeteksi, sekitar 33 persen terjadi pada kelompok usia 0-4 tahun. Data tersebut dihimpun berdasarkan pemeriksaan di 13 B/BLKM, sembilan rumah sakit, dan Laboratorium Biologi Kesehatan.

Sebenarnya influenza A bukanlah penyakit baru. Influenza A adalah salah satu tipe virus influenza yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Di Indonesia, virus influenza dapat beredar sepanjang tahun karena kondisi iklim tropis. Akan tetapi, aktivitasnya dapat meningkat pada periode tertentu, termasuk menjelang akhir tahun.

Gejala yang dapat muncul antara lain demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, serta tubuh terasa lemas. Meski demikian, masyarakat perlu mengenali tanda bahaya yang membutuhkan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Sumber:

UPDATE TERBARU