Profil Bela Parahiyangan Investindo yang Terciduk OTT, KPK Masih Telusuri Dugaan Korupsi Lain di ATR/BPN
--
PT Bela Parahiyangan Investindo pun turut tercatat sebagai pengembang sejumlah klaster perumahan di kawasan KBP. Pada data Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) BP Tapera dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat PT Bela Parahiyangan Investindo merupakan anggota asosiasi Real Estat Indonesia (REI).
Mereka pun turut membangun Tatar Simakirana KBP di Desa Bojonghaleuang, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Di sisi lain, PT Bela Parahiyangan Investindo tercatat sebagai pengembang Tatar Tarubhawana 2 KBP di wilayah yang sama.
KPK Masih Telusuri Dugaan Korupsi Lain di ATR/BPN
Usai nama PT Summarecon Agung Tbk dan PT Bela Parahiyangan Investindo (BPA) muncul dalam perkara pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menelusuri kemungkinan praktik serupa melibatkan pengembang maupun entitas swasta lainnya.
Penyidikan mulai bergerak ke dalam kementerian. Tata kelola sumber daya manusia (SDM) ikut berada dalam radar KPK untuk melihat kemungkinan praktik korupsi di internal ATR/BPN.
"Ini masih kami dalami. Karena dugaannya praktik-praktik terkait dengan layanan pertanahan ini tentu melibatkan banyak entitas swasta, ya, baik pengembang ataupun entitas-entitas individu, bukan dalam bentuk perusahaan misalnya. Ini semuanya masih kami dalami," jelas Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).
Hingga kini, KPK belum mengungkap siapa pengembang atau entitas swasta lain yang kini sedang didalami. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk mengetahui apakah praktik yang telah ditemukan dalam rangkaian OTT juga terjadi dalam pelayanan pertanahan kepada pihak lain.
Budi mengatakan KPK turut menelusuri tata kelola internal ATR/BPN, khususnya yang berkaitan dengan manajemen SDM.
"Termasuk juga terkait dengan tata kelola di internal, yang soal manajemen SDM tadi, ya. Kami juga masih akan telusuri di sana karena memang praktik-praktik korupsi seringkali tidak hanya terjadi di lingkup eksternal, ya, dalam hal ini soal pelayanan publik tadi, tapi juga bisa saja terjadi di lingkup internal itu sendiri, ya," jelas Budi.
Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini mengenai Profil Bela Parahiyangan Investindo. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate!