Kru Sound Horeg di Jember Tewas Usai Kepala Terbentur Gapura Desa, Saksi Sebut Korban Ketiduran di Atas Truk Setelah Selesai Karnaval
--
Korban Ketiduran di Atas Truk Setelah Selesai Karnaval
Peristiwa tragis itu sempat dilaporkan ke pihaknya, akan tetapi diketahui ketika petugas tiba di lokasi, jenazah korban telah dievakuasi. Di sisi lain korban diketahui berinisial SN (29) warga setempat.
"Saat petugas Satlantas tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban sudah lebih dulu dievakuasi oleh warga sekitar," ujarnya.
Hasan menjelaskan, penanganan awal sempat dilakukan oleh personel Polsek Arjasa. Namun pihak keluarga korban memilih untuk tidak melanjutkan proses hukum dan menerimanya sebagai musibah.
"Keluarga telah membuat surat pernyataan menolak otopsi/proses hukum, sehingga jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," tandasnya.
Kejadian ini bermula pada Minggu (2/8/2026), saat rombongan sound horeg bertolak pulang usai menyemarakkan ajang karnaval di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji.
ZA ketika itu disinyalir mengalami kelelahan usai mengawal jalannya acara. Korban kemudian terlelap di atas bak truk, persis di sela-sela tumpukan sound horeg yang menjulang tinggi.
Namun ketika armada yang ia tumpangi hendak memasuki kawasan desa melalui gapura di sisi barat Jalan Raya Jember-Bondowoso, benturan fatal tak terhindarkan. Struktur fasad gapura desa yang melintang rendah menghantam bagian kepala ZA yang saat itu berada di posisi tinggi dan tidak menyadari ancaman di depannya.
Sekian yang bisa kami sampaikan mengenai kejadian kali ini. Semoga korban diterima di sisi-Nya dalam damai dan keluarga serta orang terdekat yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan pundak yang kuat. Akhir kata, terimakasih!