Monday 10th of August 2026
×

Profil Tio Ferdian Rahmana, Runner-Up Raka Jatim 2026 yang Terseret Kasus Aborsi Terancam Dicopot Usai Viral

Profil Tio Ferdian Rahmana, Runner-Up Raka Jatim 2026 yang Terseret Kasus Aborsi Terancam Dicopot Usai Viral

--

Profil dan Biodata

Tio Ferdian Rahmana adalah seorang figur publik, duta wisata, dan mantan tenaga kontrak pemerintahan asal Surabaya yang kini tengah viral akibat dugaan kasus kekerasan seksual dan pemaksaan aborsi. Profil dan biodata singkatnya adalah sebagai berikut:

 

  • Nama Lengkap: Tio Ferdian Rahmana
  • Tahun Lahir: 2002 (Usia 24 tahun pada 2026)
  • Pendidikan: S1 Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) angkatan 2020
  • Tinggi/Berat Badan: 181 cm / 69,9 kg
  • Akun Instagram: @/tiofrhmn_ 

Read more: Geger! Richelle Umumkan Putus Dari Aliando Lewat Unggahan di Instagram, Begini Tanggapan Sang Aktor Ketika Ditanyai Media

Read more: Begini Kronologi Jenazah Mahasiswa Tertinggal di Bandara Kupang, Keluarga Panik Almarhum Tak DItemukan Usai Pesawat Mendarat

Read more: Isi Komentar Raisa Andriana di TikTok Mathis Molinie Terkuak, Diduga jadi Isyarat Go Publik?

Berikut adalah rincian rekam jejak prestasi, karier, serta kontroversi terbaru yang sedang menjeratnya:

 

  • Cak Surabaya 2023: Ia mengawali popularitasnya di ranah lokal setelah terpilih sebagai salah satu pemenang dalam paguyuban duta wisata Cak & Ning Surabaya pada tahun 2023.
  • Runner-Up Raka Jawa Timur 2026: Tio menjadi perwakilan Kota Malang dalam ajang Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026 dan berhasil keluar sebagai runner-up (Wakil) pada malam Grand Final, Jumat, 7 Agustus 2026.
  • Mantan Staf Prokopim Pemkot Surabaya: Berkat latar belakangnya sebagai Cak Surabaya, pada akhir 2024 ia direkrut sebagai tenaga kontrak non-ASN di Bagian Umum Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemerintah Kota Surabaya untuk membantu menjadi pembawa acara (MC) protokol. Di akhir masanya, ia bertugas sebagai staf administrasi biasa.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur bersama Ikatan Raka Raki Jatim mengecam keras perilaku tersebut. Mereka kini telah membentuk tim investigasi independen dan bersiap mencopot gelar kejuaraan yang baru diraih Tio jika terbukti bersalah.

Polisi mengimbau pihak korban atau perwakilannya untuk segera membuat laporan polisi resmi. Laporan tersebut sangat krusial sebagai landasan hukum bagi penyidik untuk melakukan pemanggilan, pemeriksaan saksi, serta memulai proses hukum pidana atas dugaan tindak pidana aborsi ilegal dan kekerasan seksual.

 

 

Sumber:

UPDATE TERBARU